Wakil Gubernur DKI Jakarta dipanggil usai pesta pernikahan Petamburan

Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dipanggil Polda Metro Jaya pada Senin untuk klarifikasi dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam pernikahan putri Habib Rizieq Shihab pada 14 November 2020 kemarin.

“Jadi hari ini saya di sini hari ini Senin 23 November 2020 pukul 11.00 waktu setempat untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait klarifikasi kejadian di Petamburan (kediaman Shihab),” kata Patria kepada pers.

Sebelumnya, pada 17 November lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga diperiksa selama sembilan jam oleh Polda Metro Jaya yang menanyakan 33 pertanyaan tentang hal yang sama.

Patria berbicara tentang transmisi beberapa dokumen, termasuk peraturan Gubernur DKI Jakarta, peraturan dan peraturan terkait lainnya tentang protokol kesehatan COVID-19 yang diterapkan di ibu kota.

“Saya akan memberikan fakta-fakta yang sudah saya ketahui dan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya.

Kepolisian Jakarta sedang menyelidiki dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 selama pernikahan putri Shihab, yang mengkritik pemerintah.

Polisi berencana menginterogasi warga, termasuk Wali Kota Jakarta, Bupati setempat, panitia penyelenggara pernikahan, dan sejumlah tamu, terkait penyidikan tersebut.

Kapolri menggantikan Kapolsek saat itu di Jakarta, Ins.,. Genl Nana Sudjana, Kapolda Jawa Barat, ins. Jenderal Rudy Sufahriadi, Kapolres Jakarta Komisaris di Jakarta, Heru Novianto, dan Wakil Komisaris Besar Polres Bogor Roland Rolandy karena diduga tidak menerapkan protokol kesehatan selama pembantaian besar-besaran di Bogor dan Jakarta Pusat. tidak terjadi, karena kehadiran Shihab.

Orang-orang yang berkumpul di Bogor untuk menyambut Shihab yang baru saja kembali dari Arab Saudi, sedangkan pertemuan di Petamburan, Jakarta, harus menghadiri pernikahan yang bertepatan dengan peringatan “budak perempuan” (ulang tahun) Nabi Muhammad.

READ  Indonesia melaporkan jumlah kematian harian tertinggi jika kasus tersebut melewati 700.000

Gubernur Jakarta telah mendenda Shihab Rp50 juta karena melanggar protokol kesehatan yang diperlukan untuk melindungi pandemi COVID-19.
Berita Terkait: Polisi akan memanggil Rizieq Shihab atas unjuk rasa Megamendung
Berita Terkait: Wakil Presiden Amin menyambut baik gagasan untuk bertemu dengan pemimpin FPI, Shihab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *