Vatikan Menyetujui Pemberkatan Pasangan Sejenis dengan Syarat – Priangan News

Vatikan Menyetujui Pemberkatan Pasangan Sejenis dengan Syarat – Priangan News

Vatikan Memperbolehkan Pemberkatan Pasangan Sesama Jenis di Tengah Pandemi Covid-19

Vatikan telah mengeluarkan keputusan yang mengejutkan dunia dengan mengizinkan pemberkatan pasangan sesama jenis kelamin. Sebelumnya, doktrin Vatikan melarang dengan tegas pemberkatan pernikahan sesama jenis kelamin dengan alasan bahwa Tuhan tidak bisa memberkati dosa.

Keputusan ini dikeluarkan oleh Paus Fransiskus pada tanggal 18 Desember 2023. Dalam dokumen yang berjudul ‘Tentang Makna Pastoral dari Pemberkatan’, terdapat 11 poin yang menjelaskan tentang pemberkatan pasangan dalam situasi yang tidak biasa, termasuk pasangan sesama jenis.

Gereja Katolik mengajarkan bahwa ketertarikan terhadap sesama jenis bukanlah dosa, namun tindakan homoseksual tetap dianggap dosa. Dengan keputusan ini, gereja ingin menciptakan suasana yang lebih ramah terhadap kelompok LGBT tanpa mengubah doktrin moral yang ada.

Dokumen tersebut ditandatangani oleh Kepala Dikasteri Doktrin Iman Vatikan, Kardinal Victor Manuel Fernandez, dan disetujui oleh Paus Fransiskus sendiri. Kardinal Fernandez memiliki pandangan yang berbeda dari pendahulunya dan merupakan seorang Uskup Argentina serta sekutu dekat Paus Fransiskus.

Keputusan ini tidak hanya mengubah pandangan gereja terhadap pasangan sesama jenis, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pasangan sesama jenis untuk mendapatkan pemberkatan gereja. Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, keputusan ini dapat menjadi kabar baik bagi komunitas LGBT di seluruh dunia.

Sekitar 1,3 miliar umat Katolik di dunia ini akan mengalami perubahan yang signifikan dengan adanya keputusan ini. Pengaruh Vatikan yang begitu kuat di seluruh dunia akan mempengaruhi pandangan gereja-gereja lainnya terkait pemberkatan pasangan sesama jenis.

Namun, keputusan ini juga tetap menuai kontroversi di kalangan umat Katolik yang konservatif. Mereka menganggap bahwa hal ini merupakan perubahan yang terlalu radikal dalam ajaran gereja. Masih banyak gereja lokal yang menolak melaksanakan keputusan ini.

READ  Kebakaran di Kanada: tanda 10 juta hektar yang terbakar telah terlampaui

Diharapkan, keputusan ini dapat membuka jalan bagi penerimaan yang lebih luas terhadap komunitas LGBT di gereja dan menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka mengenai isu-isu seksualitas. Keputusan ini juga menjadi langkah maju dalam menghadapi zaman yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *