UNESCO – Batik Indonesia Terhormat di Pameran di Paris

Dari 6 hingga 12 Juni 2022, pameran “Batik untuk Dunia” akan diadakan di kantor pusat UNESCO di Paris. Acara ini terselenggara atas kerjasama dengan desainer spesialis batik, Oscar Lawalata Culture, dan dengan dukungan dari Yayasan Bakti Budaya Djarum, Kementerian BUMN dan Bank Mandiri.

Batik, kain lambang Indonesia

Bahan tradisional ini, yang berasal dari abad ke-17, terdaftar dalam warisan budaya takbenda UNESCO pada Oktober 2009, dan merupakan simbol sejati Indonesia. Pola-pola batik, dikenali di antara semua, diberkahi dengan simbolisme yang mendalam terkait dengan status sosial, komunitas lokal, alam dan warisan budaya. Batik adalah bagian dari pakaian tradisional dan diturunkan dari generasi ke generasi sebagai pusaka keluarga. Masing-masing adalah karya seni dengan ceritanya sendiri.

Batik untuk dunia

pameran batik UNESCO Paris

Di tempat organisasi internasional, place de Fontenoy (Paris VIIe), pameran berkisar pada konferensi, pameran dan parade yang bertanggung jawab untuk pelestarian dan promosi warisan Trotoar ini. Koleksi lebih dari 100 materi dari seluruh Indonesia akan dipajang untuk menyoroti kekhasan regional. Lokakarya juga memungkinkan pengunjung untuk mencoba proses pembuatan batik yang rumit dan terutama metode “canting” yang terkenal, alat musik kuningan berbentuk stylus yang ditempelkan pada kain.

Pada tahun 2010, Kementerian Perindustrian Indonesia memperkirakan jumlah karyawan di sektor ini lebih dari 70.000 orang. Saat ini, banyak inisiatif seperti ini, dan pembuatan program pendidikan, telah diluncurkan dan dengan demikian terus mewariskan warisan budaya batik.

Alamat – UNESCO – 7 Place de Fontenoy – 75007 Paris, Prancis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.