Undang-undang penciptaan lapangan kerja akan menguntungkan UMKM: pengamat

Jakarta (ANTARA) – Undang-undang penciptaan lapangan kerja 11 tahun 2020 secara signifikan akan menguntungkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan mendorong pembukaan usaha baru dengan memfasilitasi proses perizinan, kata seorang pakar.

“Lebih banyak staf kami yang tergabung di sektor informal daripada di sektor formal. Artinya undang-undang (akan membantu) menciptakan UMKM dengan memfasilitasi proses perizinan. Oleh karena itu, banyak orang dan milenial yang bisa membuka usaha skala UMKM,” Emrus Sihombing dari University of Kata Pelita Harapan (UPH) dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Omnibus law pertama negara ini merupakan strategi pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menarik investasi dan membantu meningkatkan perekonomian, ujarnya.

Kemudahan perizinan akan memudahkan dan memberikan keamanan, dan layanan tunggal online bagi UMKM juga akan mempercepat proses perizinan, ujarnya.

Undang-undang penciptaan lapangan kerja akan mendorong banyak anak muda menjadi pengusaha dan membuka usaha sendiri, katanya.

Selain itu, UU tersebut juga akan membantu pelaku usaha memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas produknya, tambahnya.

Pihaknya optimis dengan adanya UU baru tersebut akan memberikan dorongan yang lebih besar bagi UMKM, sehingga perekonomian Indonesia akan semakin membaik di masa mendatang.

“Saya yakin Indonesia akan menjadi raksasa ekonomi dunia, khususnya Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang melimpah,” tandasnya.

Berita Terkait: Pengemasan produk harus penting bagi UMKM: Pandjaitan
Berita Terkait: Kementerian menekankan sejauh mana dampak pandemi COVID-19 pada UMKM

READ  Nathan Barki memenangkan 2 gelar di ITF World Tennis Tour Juniors di Singapura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *