Tim tugas menyerukan sanksi lebih tegas terhadap pelanggar – Jumat 27 November 2020

Meskipun jumlah kasus virus korona aktif lebih rendah daripada rata-rata dunia, Indonesia belum bisa mengendalikan wabah, kata juru bicara satuan tugas COVID-19 nasional Wiku Adisasmito.

Jumlah kasus aktif mencapai 12,78 persen, turun 0,05 persen dari pekan lalu. Ketika jumlahnya semakin mendatar, ini berarti tingkat kasus aktif baru telah menurun secara signifikan dari bulan-bulan sebelumnya, ‘kata Wiku. compas.com pada hari Selasa.

Meski demikian, lanjutnya, virus tetap berada di luar kendali karena masyarakat cenderung mengabaikan protokol kesehatan.

Jumlah kasus aktif dihitung dengan mengurangkan jumlah pemulihan dan kematian COVID-19 dari jumlah kasus yang dikonfirmasi. Statistik tersebut mewakili jumlah kasus yang masih dianggap menular.

Keadaan diperparah dengan long weekend yang berlangsung di akhir Oktober, dengan mobilitas yang semakin meningkat, serta acara-acara publik yang menarik banyak pengunjung.

Guna mengurangi penularan COVID-19, Wiku mendorong pemerintah daerah untuk menjatuhkan sanksi yang lebih tegas atas pelanggaran protokol kesehatan.

“Sekali lagi, saya mendesak pemerintah daerah untuk memantau promosi dan implementasi protokol kesehatan COVID-19 dan menghukum mereka yang terus mengabaikan protokol, tanpa kecuali,” katanya, seraya menambahkan bahwa kerja sama pemerintah-publik adalah kunci dari mengurangi jumlah kasus aktif secara nasional.

Pada Rabu, Indonesia mencatat rekor satu hari dengan 5.534 kasus baru, dengan total 511.836 kasus. Negara itu melihat 5.444 kasus pada 13 November, sekitar dua minggu setelah akhir pekan yang panjang di akhir Oktober.

Sebelumnya, Presiden Joko “Jokowi ‘Widodo menginstruksikan bawahannya untuk mempersingkat akhir liburan 2020 untuk membatasi transfer COVID-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengumumkan penugasan tersebut dalam jumpa pers usai menghadiri rapat kabinet pada Senin.

READ  Sedikitnya 34 orang tewas setelah gempa kuat, rumah sakit itu ambruk

‘Presiden meminta pengurangan [in collective leave days] tentang libur akhir tahun, termasuk hari libur pengganti Idul Fitri, ”kata Muhadjir, Senin, seperti dikutip tribunnews.com.

Pada hari Senin, kasus COVID-19 terkonfirmasi kumulatif Indonesia melebihi 500.000, tertinggi dari negara mana pun di Asia Tenggara. Jakarta, episentrum nasional kasus virus corona, melaporkan 128.173 kasus.

Ibu kota juga mencatat lonjakan kasus COVID-19 tertinggi pada hari Minggu dengan 1.579 kasus pada hari Minggu, yang menyebabkan pemerintah kota memperpanjang pembatasan sosial skala besar (PSBB) hingga setidaknya 6 Desember.

Pada Senin sore, Indonesia mencatat lebih dari 16.000 kematian. Jawa Timur melaporkan jumlah kematian terbesar di negara dengan 4.184.

Banyak orang telah menyatakan keprihatinan tentang buruknya implementasi protokol kesehatan, karena beberapa provinsi masih mengadakan pertemuan massal, meskipun ada niat pemerintah untuk membatasi penularan virus. (dpk)

Periode premi Anda akan kedaluwarsa dalam 0 hari

tutup x

Masuk untuk mendapatkan akses tak terbatas Dapatkan diskon 50% sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *