Spotify Menuduh Apple Melakukan Pemerasan Biaya Baru di App Store – Priangan News

Spotify Menuduh Apple Melakukan Pemerasan Biaya Baru di App Store – Priangan News

Spotify, perusahaan musik streaming terbesar di dunia, menganggap Apple memeras pengembang dengan membebankan biaya pemasangan aplikasi baru. Biaya tersebut, yang dikenal sebagai Core Technology Fee, akan dikenakan kepada pengembang yang menggunakan toko aplikasi pihak ketiga. Spotify mengklaim bahwa pajak ini akan merugikan pengembang, terutama jika mereka menawarkan aplikasi secara gratis kepada pengguna.

Perusahaan ini juga mencatat bahwa Apple masih akan mengambil komisi sebesar 17 persen dari penghasilan pengembang. Dalam usahanya untuk memperoleh penghasilan tambahan, Spotify berencana meluncurkan sistem pembayaran dalam aplikasinya sendiri. Namun, mereka menghadapi hambatan dalam melaksanakan rencana tersebut.

CEO Spotify, Daniel Ek, mengungkapkan bahwa biaya baru ini dapat meningkatkan biaya akuisisi pelanggan hingga sepuluh kali lipat. Spotify dan pengembang lainnya mendesak Apple untuk mengurangi pajak tersebut agar lebih adil bagi semuanya.

Namun, juru bicara Apple menyatakan bahwa perusahaan dengan senang hati mendukung kesuksesan semua pengembang, termasuk Spotify. Apple memberikan opsi kepada pengembang untuk tetap menggunakan perjanjian yang berlaku saat ini. Mereka juga menekankan bahwa lebih dari 99 persen pengembang tidak akan terkena dampak perubahan ini atau bahkan akan membayar jumlah yang sama atau lebih sedikit.

Perseteruan antara Spotify dan Apple bukan yang pertama kalinya. Pada tahun 2019, Spotify mengajukan keluhan ke Komisi Eropa bahwa Apple melanggar persaingan sehat dengan mengecualikan aplikasi pesaing dari toko aplikasinya. Spotify juga dituduh dipaksa untuk menggunakan sistem pembayaran Apple, yang mengakibatkan komisi 30 persen dari penghasilan mereka.

Sementara itu, pengguna dan pengembang masih menunggu bagaimana perkembangan selanjutnya. Bagaimanapun, bagi Spotify dan pengembang lainnya, ini adalah pertempuran yang penting untuk mendapatkan kemerdekaan dalam bisnis mereka dan memastikan kesetaraan dalam persaingan yang sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *