setidaknya 13 tewas dalam letusan gunung berapi Semeru

Sebuah jembatan hancur setelah letusan gunung Semeru pada Sabtu, 4 Desember 2021, di Indonesia – Juni Kriswanto – AFP

Hasil dari erupsi spektakuler gunung semeru di indonesia mencapai 13 orang tewas pada hari Minggu, kata badan penanggulangan bencana ketika penyelamat terus mencari di daerah itu, yang tertutup lapisan abu tebal. Gunung berapi yang terletak di sebelah timur pulau Jawa itu memproyeksikan gumpalan besar abu dan asap abu-abu setelah pukul 15:00 waktu setempat (08:00 di Prancis) pada hari Sabtu.

“Jumlah korban tewas sekarang 13 orang tewas. Petugas penyelamat telah menemukan lebih banyak mayat,” kata juru bicara badan tersebut Abdul Muhari, menambahkan bahwa 10 orang yang terperangkap oleh letusan pada hari Sabtu diambil dari tambang tempat mereka terjebak.

Sedikitnya 57 terluka

Mereka adalah pekerja di tambang pasir, menurut saluran televisi Kompas TV. Sedikitnya 57 orang juga terluka dalam letusan itu, termasuk 41 dengan luka bakar, kata badan penanggulangan bencana dalam sebuah pernyataan.

Letusan tersebut mengejutkan warga sekitar dan menimbulkan kepanikan saat kawasan tersebut menjadi gelap gulita pada tengah hari. Sebelas desa di Kabupaten Lumajang tertutup lapisan tebal karena beberapa rumah dan kendaraan hampir seluruhnya mengubur dan membunuh ternak.

Video menunjukkan penduduk desa melarikan diri di depan awan abu yang tumbuh. Sekitar 900 orang harus pergi ke tempat penampungan dan masjid untuk bermalam, meninggalkan layar kehancuran, dengan atap dan pohon-pohon palem naik dari abu dan puing-puing menutupi tanah, di lanskap yang telah berubah menjadi abu-abu gelap.

Adegan pengabaian

Letusan menghancurkan setidaknya satu jembatan di Lumajang, yang menghambat pekerjaan penyelamat.

Pihak berwenang telah meminta warga untuk tidak mendekat dalam jarak 5 km dari kawah karena udara yang jenuh dengan debu abu di daerah itu berbahaya bagi orang-orang yang rentan. Bantuan makanan, masker, dan kantong mayat dikirim ke wilayah tersebut oleh layanan darurat.

READ  "Sailing for Surfing", di Indonesia bersama Collin Martins, peselancar

“Cincin Api” Pasifik

Gunung Semeru, puncak tertinggi di Jawa, menjulang setinggi 3.676 meter. Letusan besar terakhirnya adalah pada Desember 2020. Itu juga menyebabkan ribuan orang mengungsi dan menutupi seluruh desa. Pihak berwenang telah mempertahankan tingkat peringatan gunung berapi di tingkat tertinggi kedua sejak episode ini.

Indonesia terletak di Pasifik “Vuurring” di mana pertemuan lempeng benua menyebabkan aktivitas seismik yang tinggi. Kepulauan Asia Tenggara ini memiliki hampir 130 gunung berapi aktif di wilayahnya. Pada akhir 2018, letusan gunung berapi antara pulau Jawa dan Sumatera menyebabkan tanah longsor bawah laut dan tsunami, yang menewaskan hampir 400 orang.

Artikel asli diterbitkan di BFMTV.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.