Serangan korupsi untuk mendorong perolehan aset negara untuk kesejahteraan masyarakat

Pemberantasan korupsi harus mampu meningkatkan pemulihan aset negara.

Jakarta (ANTARA) – Pemberantasan korupsi harus mendorong pemulihan aset negara untuk kesejahteraan masyarakat, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pemberantasan korupsi harus bisa meningkatkan pemulihan aset negara,” kata Jokowi saat membuka Rapat Jaksa Penuntut Umum di Istana Negara tahun 2020, Senin.

Jaksa Agung sebelumnya telah melaporkan kepada Presiden bahwa lebih dari Rp19 triliun kekayaan negara telah ditemukan dari berbagai kasus di Tanah Air.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Negara mencatat bahwa dana sebesar itu perlu disalurkan ke arah pemberantasan korupsi selanjutnya.

“Jaksa harus bekerja keras untuk membela kepentingan negara dan menyelamatkan aset negara,” tegas Jokowi.

Kejaksaan merupakan lembaga terdepan di bidang penegakan hukum, pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta perlindungan pembangunan nasional.

Karena itu, Jokowi menekankan pentingnya memprioritaskan sumber daya manusia yang relevan dengan Revolusi Industri 4.0.

“Sistem kerja yang transparan dan efisien harus diterapkan.” Sistem manual yang korup harus ditinggalkan, ”catatnya.

Presiden secara khusus memuji pengembangan sistem peradilan pidana terintegrasi berbasis IT di Kejaksaan Agung.

“Ini bagus. Apalagi sudah digabung dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, kepolisian, lembaga pemasyarakatan, dan pengadilan. Namun yang terpenting data dan teknologinya diperbarui secara berkala,” imbuh Jokowi.

Berita Terkait: Jokowi memperingatkan penegakan hukum publik yang menimbulkan ketakutan

Berita Terkait: Presiden berusaha tanpa henti untuk menangani sengketa hak asasi manusia di masa lalu

DIEDIT OLEH INE

READ  Amerika Serikat: Mengapa Pemilu Georgia Sangat Penting bagi Joe Biden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *