Serangan Israel Mengerikan di Rafah, Upaya Gencatan Senjata Terus Berlanjut – Priangan News

Serangan Israel Mengerikan di Rafah, Upaya Gencatan Senjata Terus Berlanjut – Priangan News

Pasukan Israel menyerbu daerah perbatasan Rafah pada Kamis (8/2/2024), demikian yang dilaporkan oleh warga setempat. Serangan ini langsung mengancam keselamatan lebih dari setengah penduduk di Gaza yang berlindung di kota tersebut.

Situasi ini semakin memanas setelah proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Hamas ditolak oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Diplomat dari berbagai negara sedang berusaha keras untuk menyelamatkan proses perundingan tersebut.

Di tengah kekacauan ini, delegasi Hamas tiba di Kairo untuk melakukan pembicaraan dengan mediator dari Mesir dan Qatar. Upaya ini dilakukan dengan harapan dapat mencapai gencatan senjata yang akan melindungi kota Rafah dari ancaman serangan Israel.

Namun, Netanyahu tidak percaya akan persyaratan-persyaratan yang diajukan oleh Hamas. Ia menyebutnya sebagai “khayalan” dan bersumpah untuk terus melanjutkan perang.

Warga di Gaza berharap agar gencatan senjata segera dicapai demi melindungi Rafah dari serangan Israel. Saat ini, kota Rafah menjadi tempat tinggal bagi lebih dari satu juta penduduk, yang sebagian besar berada di tenda-tenda darurat.

Serangan Israel di Rafah mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk juru bicara Gedung Putih yang menyatakan bahwa mereka tidak mendukung tindakan tersebut.

Penduduk melaporkan bahwa pesawat-pesawat Israel telah mengebom beberapa bagian kota pada Kamis pagi, menambah ketegangan dan ketakutan di antara warga setempat.

Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai perkembangan perundingan gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Namun, harapan masih ada agar perdamaian dapat tercapai demi keamanan warga di kota perbatasan Rafah.

READ  Jokowi harus menangani tindakan COVID-19 secara langsung, kata ahli epidemiologi - Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *