Sebuah proyek “Jurassic Park” yang mengancam untuk memantau kadal menyebabkan skandal

Proyek untuk membangun sebuah atraksi bernama ‘Jurassic Park’ di Taman Nasional Komodo di Indonesia telah memicu respon yang kuat dari para aktivis hewan dan lingkungan. Situs yang diklasifikasikan oleh Unesco sebagai Situs Warisan Dunia ini memang merupakan rumah bagi populasi biawak jenis Komodo yang besar. Satu foto menimbulkan kekhawatiran.

Klise yang disampaikan oleh BBC, memperlihatkan salah satu hewan tersebut menghadap sebuah truk yang menggunakan material untuk pembangunan atraksi di Pulau Rinca. Bagi sebagian orang, gambar tersebut menunjukkan bahaya yang ditimbulkan situs dan proyek tersebut terhadap keselamatan dan kesejahteraan spesies kadal terbesar di dunia. Terlebih lagi, para aktivis prihatin bahwa pulau tempat pengerjaan pada tahun 2018 ini telah menampung 1049 dari sekitar 3.000 komodo asal Indonesia.

Pembukaan dijadwalkan pada Juni 2021

Untuk kolektif Save Komodo Now, ini pertama kalinya komodo mendengar gemuruh mesin dan mencium bau asap. Apa dampak dari proyek-proyek ini di masa depan? Tanya para aktivis. Greg Afioma, seorang anggota kelompok, mengatakan bahwa ‘situs bangunan besar semacam ini mengganggu interaksi hewan. Ini akan mengubah habitatnya ”.

Pemerintah Indonesia, pada gilirannya, telah menyatakan bahwa mereka mengetahui foto tersebut dan memastikan bahwa tidak ada hewan yang terluka selama pembangunan atraksi tersebut. Yang terakhir dijadwalkan dibuka pada Juni 2021. Jurassic Park adalah bagian dari program yang lebih besar untuk mengembangkan pariwisata di taman nasional. Kementerian Lingkungan Hidup dan Hutan telah mengumumkan pengiriman tim untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan perlindungan reptil.

READ  Hasil langsung Canelo vs Callum Smith, pembaruan, sorotan dari peta lengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *