Sah! Negara Ini Seret Israel ke Pengadilan Internasional, Sidang Pertama Pekan Depan – Priangan News

Sah! Negara Ini Seret Israel ke Pengadilan Internasional, Sidang Pertama Pekan Depan – Priangan News

Israel Menghadapi Tuntutan Genosida di Pengadilan Internasional oleh Afrika Selatan

Tel Aviv – Israel akan menghadiri sidang di hadapan Pengadilan Internasional sebagai respons terhadap tuduhan genosida yang diajukan oleh Afrika Selatan terkait perang dengan Hamas di Jalur Gaza. Afrika Selatan telah meminta Pengadilan Internasional untuk mengeluarkan perintah mendesak yang menyatakan bahwa Israel melanggar kewajibannya berdasarkan Konvensi Genosida 1948 dalam konflik tersebut.

Kementerian luar negeri Israel dengan tegas menyatakan bahwa gugatan yang diajukan oleh Afrika Selatan tersebut tidak berdasar. Mereka yakin bahwa Israel telah bertindak sesuai dengan aturan internasional dalam melindungi diri dari serangan Hamas di Jalur Gaza.

Afrika Selatan telah menunjuk pengacara yang akan mewakili mereka dalam sidang yang dijadwalkan pada 11 dan 12 Januari mendatang di Pengadilan Internasional. Mereka berharap agar ICJ dapat memutuskan bahwa Israel melanggar Konvensi Genosida dengan memicu konflik bersenjata dengan Hamas.

Konflik antara Israel dan Hamas dimulai pada tanggal 7 Oktober 2023 setelah serangan lintas batas yang dilancarkan oleh Hamas. Lebih dari 22.000 warga Palestina, sebagian besar di antaranya adalah warga sipil, telah tewas dalam serangan Israel sejak perang tersebut dimulai.

Israel menyatakan bahwa perang yang mereka lakukan adalah sebagai respons terhadap serangan serius yang dilancarkan oleh Hamas terhadap negara mereka. Mereka menyalahkan kelompok tersebut atas terjadinya konflik ini dan mengklaim bahwa Hamas melancarkan serangan-serangan tersebut dari tempat-tempat yang seharusnya dianggap sebagai zona aman, seperti rumah sakit, sekolah, masjid, dan fasilitas PBB.

Menyikapi klaim tersebut, Afrika Selatan menganggap bahwa penderitaan warga Palestina sebanding dengan penderitaan mayoritas kulit hitam di negara mereka dalam era apartheid. Sebagai negara yang telah lama mendukung perjuangan Palestina, Afrika Selatan berharap bahwa pengadilan internasional akan memberikan keadilan bagi rakyat Palestina.

READ  AS Veto Lagi Draf Resolusi DK PBB soal Gencatan Senjata di Gaza - Priangan News

Israel telah membantah klaim tentang jumlah korban warga Palestina yang tewas, mereka mengklaim bahwa mereka hanya menargetkan tentara Hamas dan telah berhasil menewaskan sekitar 8.000 tentara lawan.

Dukungan Afrika Selatan terhadap perjuangan Palestina telah berlangsung selama beberapa dekade. Mereka memandang bahwa konflik ini merupakan pertempuran melawan pendudukan, penganiayaan, dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di wilayah Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *