Rezim visa baru memungkinkan wisatawan asing untuk tinggal di Bali selama 10 tahun

Rezim visa baru memungkinkan wisatawan asing untuk tinggal di Bali selama 10 tahun

Orang asing yang ingin menjadikan Bali rumah kedua mereka sekarang dapat melakukannya di bawah kebijakan visa Indonesia baru yang akan memungkinkan mereka untuk tinggal di pulau itu hingga 10 tahun.

Di bawah rezim visa “rumah kedua” yang baru, orang asing dapat tinggal selama lima atau 10 tahun dan terlibat dalam berbagai kegiatan asalkan mereka memenuhi persyaratan yang dipersyaratkan.

Mereka yang tertarik harus memiliki setidaknya 2 miliar rupee ($ 128.400) di rekening bank mereka dan paspor yang masih berlaku minimal 36 bulan.

Tujuannya untuk menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke Bali dan destinasi lainnya di Indonesiakata Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana saat peluncuran program tersebut Selasa 25 Oktober lalu.

Peluncuran ini dilakukan hanya beberapa minggu sebelum Indonesia menjadi tuan rumah KTT Pemimpin Kelompok 20 (G20) pada pertengahan November, yang akan dihadiri oleh ribuan delegasi yang tiba di Bali.

Peraturan baru mulai berlaku pada 25 Desember tahun ini.

Kebijakan keimigrasian ini merupakan salah satu insentif nonfiskal yang dapat mendorong sebagian orang asing untuk tetap tinggal dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia dalam lingkungan ekonomi global yang semakin dinamis.“, Tn. tambah Ekatjahjana.

Bali yang sangat bergantung pada pariwisata menjadi provinsi Indonesia yang paling terdampak pandemi Covid-19. Ekonominya menyusut 9,31% pada 2020 dan 2,47% tahun lalu.

READ  Amerika Serikat untuk kemitraan dengan negara-negara yang melindungi hutan besar

Dengan dibukanya Bali akhir tahun lalu dan KTT G20, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonominya antara 3,80% dan 4,60% tahun ini.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.