Perangkat MOXIE NASA akan membuat oksigen di Mars

NASA Perseverance Rover memiliki perangkat yang disebut MOXIE yang akan mengubah udara yang tersedia di Mars menjadi oksigen. Perangkat tersebut adalah sebuah uji coba, dan jika teknologinya digunakan dalam skala yang lebih besar, ia dapat menghasilkan oksigen bagi manusia untuk bernapas di Planet Merah dan dapat digunakan untuk bahan bakar roket. NASA tahu bahwa salah satu bagian paling menantang dalam menempatkan manusia di Mars akan membawa mereka kembali ke Bumi dari planet tersebut.

Dua awak untuk di luar Mars akan membutuhkan 55.000 pon oksigen untuk menghasilkan daya dorong dari 15.000 pon bahan bakar roket. Alih-alih mengirim semua oksigen dari Bumi ke Mars, para ilmuwan ingin memungkinkan para astronot untuk membuat bahan bakar roket di Mars. MOXIE adalah generator oksigen generasi pertama yang dirancang untuk menguji teknologi yang dapat menghasilkan oksigen yang dibutuhkan.

MOXIE adalah singkatan dari Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment dan merupakan eksperimen yang benar-benar terpisah dari misi ilmiah utama Perseverance. Salah satu misi ketekunan yang paling penting adalah mengambil sampel batuan yang dapat dikirim kembali ke bumi, yang mungkin memiliki tanda-tanda kehidupan mikroba purba. MOXIE difokuskan pada teknik yang diperlukan untuk penyelidikan manusia di masa depan.

Penyelidik utama perangkat MOXIE adalah Michael Hecht dari MIT. Dia mengatakan debu roket adalah sumber daya terberat yang dibutuhkan astronot di Mars. Mampu menghasilkan oksigen di tempat tujuan akan membuat perjalanan awak pertama ke Mars lebih mudah, lebih aman, dan lebih murah. Ini akan menjadi tantangan untuk menciptakan oksigen di Mars, karena atmosfer Mars hanya satu persen setebal atmosfer di Bumi dan 95 persen karbon dioksida.

READ  NASA akhirnya mendeteksi kebocoran udara di ISS, tetapi belum siap

MOXIE menarik udara menggunakan pompa dan kemudian menggunakan proses elektrokimia untuk memisahkan dua atom oksigen dari setiap molekul karbon dioksida. Gas yang mengalir melalui sistem dianalisis untuk melihat berapa banyak oksigen yang telah diproduksi, seberapa murni dan seberapa efisien mesin tersebut bekerja. Setelah setiap percobaan dilakukan, semua gas dilepaskan kembali ke atmosfer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *