Pemerintah menawarkan vaksin COVID-19 kepada warga yang diperoleh dari tiga sumber

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah akan memberikan vaksin COVID-19 kepada warga negara dari transaksi pembelian dengan perusahaan China dan Inggris, suplai dari organisasi internasional, dan produksi vaksin merah putih dalam negeri.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian BUMN telah mendapatkan kontrak pembelian dengan produsen vaksin China – Sinovac dan Sinopharm – dan pabrikan Inggris AstraZeneca, kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan dicatat.

Selain itu, pemerintah telah bermitra dengan lembaga internasional, antara lain Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) dan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI), untuk mengakses pasokan vaksin COVID-19.

Selain itu, peneliti lokal terus melanjutkan produksi vaksin Merah Putih menggunakan strain baru virus corona yang sudah menyebar ke seluruh Indonesia.

“Sembari menunggu ketersediaan vaksin Merah Putih yang diperkirakan baru akan siap awal 2022, kami akan menggunakan (vaksin) yang dibeli dari perusahaan China dan Inggris. Ini karena vaksin ini dua kali lebih baik. harus diadministrasikan, dan pertama-tama kami akan memprioritaskan tenaga medis yang terdepan dalam penanggulangan COVID-19, ”ujar Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Diperkirakan 70 persen populasi negara itu akan mencapai pasokan vaksin dari perusahaan Cina dan Inggris. CEPI dan GAVI akan mencapai sekitar 20 persen dari pasokan, sedangkan 10 persen sisa produksi vaksin lokal akan tercapai.

Indonesia telah mendapatkan komitmen 100 juta dosis vaksin COVID-19 dari perusahaan farmasi yang berbasis di Inggris AstraZeneca untuk pengiriman pada tahun 2021.

Berita Terkait: Indonesia mendapatkan 100 juta dosis vaksin COVID-19 dari Inggris
Berita Terkait: Uji praklinis vaksin merah dan putih kemungkinan besar pada November: Eijkman
DIEDIT OLEH INE

READ  Banyan - Pandemi mengungkap lemahnya pemerintahan Asia Tenggara di Asia Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *