Pakar HAM PBB Mendesak ICJ Menghentikan Serangan Israel di Gaza – Priangan News

Pakar HAM PBB Mendesak ICJ Menghentikan Serangan Israel di Gaza – Priangan News

Pakar HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendesak Pengadilan Internasional untuk menghentikan serangan Israel di Gaza. Dalam kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel atas dugaan pelanggaran Konvensi Genosida tahun 1948, kelompok ahli PBB, yang termasuk Francesca Albanese, mendukung Afrika Selatan dan meminta negara lain untuk bekerja sama dengan Pengadilan Internasional dalam menafsirkan Konvensi Genosida dan menghormati peran Pengadilan sebagai pengadilan yang independen.

Para ahli tersebut juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh banyak negara terhadap Afrika Selatan dan pendirian individu dan organisasi di seluruh dunia yang mendukung kasus ini. Mereka menjelaskan bahwa kasus ini memiliki implikasi yang lebih luas bagi semua negara, karena setiap negara memiliki kewajiban untuk mencegah, menghentikan, dan menghukum genosida di mana pun terjadi.

ICJ atau Pengadilan Internasional telah memperjelas bahwa kewajiban yang terkait dengan Konvensi Genosida berlaku untuk semua negara. Oleh karena itu, negara-negara yang tidak terlibat memiliki hak untuk membawa kasus seperti ini ke Pengadilan Internasional.

Afrika Selatan mengutip pernyataan pemegang mandat Prosedur Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mendesak tindakan internasional untuk mencegah genosida di Gaza. Hal ini menunjukkan bahwa serangan Israel di Gaza menjadi perhatian dunia internasional yang luas.

Ini bukan hanya masalah Israel dan Palestina, tetapi juga melibatkan semua negara. semua negara memiliki kewajiban moral dan hukum untuk mencegah, menghentikan, dan menghukum genosida di mana pun itu terjadi. Dengan dukungan dari para ahli PBB, Afrika Selatan memperkuat posisinya dalam menindak lanjuti kasus ini di Pengadilan Internasional. Semoga kasus ini dapat menjadi langkah positif menuju keadilan dan perdamaian di Gaza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *