Pada pertemuan G20, Indonesia menyerukan dana global untuk mengembangkan ekonomi budaya

Pemerintah Indonesia telah meminta anggota Kelompok 20 (G20) untuk menggalang dana inisiatif global untuk pemulihan seni dan budaya dengan tujuan mengembangkan ekonomi budaya.

Inisiatif tersebut disampaikan pada hari Senin oleh Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada pertemuan para menteri kebudayaan G20 (G20 CMM) di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

“Kebudayaan bukan hanya tentang artefak atau benda budaya, tetapi juga tentang aktor atau seniman budaya yang menciptakan, memelihara, dan melestarikan budaya,” kata Farid seraya menambahkan bahwa anggota G20 harus mendengarkan suara dan aspirasi para praktisi budaya dan harus mencapai kebijakan yang dapat memenuhi aspirasi mereka, lapor Kantor Berita Xinhua.

Dia mengatakan CMM G20 harus memperkuat peran budaya dalam upaya melestarikan planet ini, katanya.

“Hal ini dapat dicapai melalui aksi nyata, sehingga praktik hidup berkelanjutan dapat mendukung pemulihan ekonomi,” tambahnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, dalam pidato pembukaan G20 CMM, Minggu, mengatakan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dalam praktik cara hidup yang berkelanjutan serta pemberdayaan dan pengembangan budaya. ekonomi untuk mempercepat. .

– IANS

int/khz/

READ  Indonesia memulihkan kotak hitam dari penerbangan Sriwijaya Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.