Museum Yad Vashem Gelar Pameran La Toute Premiere Tentang Shoah Di Indonesia

Pada kesempatan Hari Internasional yang didedikasikan untuk mengenang para korban Holocaust, Museum Yad Vashem Yerusalem diresmikan Kamis lalu, untuk pertama kalinya, sebuah pameran permanen tentang Shoah di Indonesia.

Pameran berjudul “Holocaust: Bagaimana itu mungkin secara manusiawi?” (Shoah: bagaimana umat manusia bisa membiarkan ini?) Diorganisir di sinagoga Shaar HaShamayim, di pulau Sulawesi. Itu juga merumahkan Kantor Museum Shoah.

Pameran di Indonesia ini merupakan salah satu dari 65 pameran “Ready2print” yang dirancang dan diusulkan oleh Yad Vashem, yang telah dipresentasikan di sekolah, universitas, pusat komunitas, atau ruang publik di seluruh dunia.

“Kami sangat mementingkan presentasi pengetahuan dan konten Yad Vashem di seluruh Yerusalem, dan kami senang untuk menutupi wilayah baru seperti Indonesia. Kami senang untuk meresmikan pameran baru di mana kami berada” Dia tertarik dengan memori Shoah dan peringatannya, dan terlebih lagi, di negara Muslim terbesar di dunia,” kata Presiden Yad Vashem Dani Dayan.

Israel dan Indonesia, (negara mayoritas Muslim terbesar) tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi Menteri Luar Negeri Yaïr Lapid pekan lalu menyatakan bahwa negara Ibrani berharap untuk memperpanjang perjanjian antara Abraham dan Membangun hubungan diplomatik dengan Arab Saudi dan Indonesia.

“Kalau ditanya negara penting apa yang kita pertimbangkan, Indonesia sebenarnya Arab cukup tahu, tapi ini butuh waktu”, tegasnya.

“Negara-negara kecil” dapat menormalkan hubungan dengan Israel dalam “dua tahun ke depan”, katanya.

Selain itu, presiden Israel melakukan kunjungan resmi ke Uni Emirat Arab pada Minggu malam karena beberapa proyek normalisasi sedang berlangsung dengan negara-negara Arab, tanpa nomor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.