Mitsubishi Motors berfokus pada hibrida di Asia Tenggara, bagian dari tekanan ‘elektrifikasi’ lokal

Oleh: Reuters |

21 Desember 2020 13:14:46


Gril depan Mitsubishi Motors Corp. Kendaraan baru Outlander PHEV akan diresmikan pada pembukaan di kantor pusat perusahaan di Tokyo, Jepang, pada hari Kamis, 18 Juni 2015. (Fotografer: Yuriko Nakao / Bloomberg)

Mitsubishi Motors Corp. dari Jepang menganggap model hybrid di Asia Tenggara sebagai bagian penting dari strategi elektrifikasinya agar tetap kompetitif di wilayah tersebut, CEO Takao Kato mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Sementara beberapa pemerintah di Asia Tenggara mencoba untuk mempromosikan kendaraan listrik dengan baterai penuh (EV) sebagai cara untuk mengurangi emisi CO2, Kato mengatakan bahwa kendaraan listrik berbahan bakar bensin konvensional dan dicolokkan dengan hibrida listrik ‘mungkin pilihan yang lebih realistis’ untuk wilayah tersebut. “.

Produsen mobil Jepang itu diperkirakan akan mengadakan upacara di Thailand pada hari Senin untuk secara resmi meluncurkan produksi lokal versi hibrida plug-in dari SUV Outlander.

Mitsubishi telah memutuskan untuk menghentikan sebagian produksi Outlander untuk memanfaatkan insentif teknologi hybrid.

Penggunaan teknologi hibrida bensin-listrik untuk secara bertahap menggantikan mobil bertenaga bensin murni merupakan tren yang muncul di negara-negara seperti Jepang dan Cina.

Namun, beberapa produsen mobil tampaknya berniat melewatkan hibrida dan beralih sepenuhnya ke baterai mobil listrik ‘murni-listrik’.

Mitsubishi berencana untuk memproduksi plug-in Outlander di Thailand dengan sistem propulsi utama dan baterai yang dikirim dari Jepang, dan berencana untuk menambahkan lebih banyak model hybrid ke jangkauannya di Asia Tenggara, kata Kato.

Perusahaan mengatakan berencana untuk menjual sekitar 3.000 plug-in Outlanders setahun di Thailand. Plug-in ini tersedia dalam dua versi, dengan harga 1,64 juta baht ($ 55.000) dan 1,75 juta baht.

READ  AS membutuhkan tes virus korona negatif dari pelancong Inggris

Selain plug-in Outlander, Mitsubishi kemungkinan akan meluncurkan versi hybrid bensin-listrik konvensional dari SUV Xpander untuk beberapa pasar Asia Tenggara selama beberapa tahun ke depan, kata pejabat perusahaan.

Mobil Xpander bertenaga bensin telah dijual di wilayah tersebut sejak 2017, dimulai dengan Indonesia dan kemudian Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Pada tahun yang berakhir Maret 2020, Mitsubishi menjual sekitar 290.000 kendaraan di Asia Tenggara, dengan mayoritas di empat pasar terbesarnya di Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

($ 1 = 29,9900 baht)

📣 Indian Express sekarang ada di Telegram. Klik di sini untuk bergabung dengan saluran kami (@indianexpress) dan tetap up to date dengan berita terbaru

Untuk semua yang terbaru Berita bisnis, Unduh Aplikasi Indian Express.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *