Mesir Ancam Israel Jika Berani Melakukan Invasi Darat ke Rafah – Priangan News – Internasional

Mesir Ancam Israel Jika Berani Melakukan Invasi Darat ke Rafah – Priangan News – Internasional

Mesir Mengancam Akan Menangguhkan Perjanjian Damai dengan Israel Jika Terjadi Invasi Darat ke Rafah

Mesir telah mengancam untuk menangguhkan perjanjian damai dengan Israel jika pasukan militer Israel benar-benar melancarkan invasi darat ke kota Rafah. Ancaman ini muncul setelah pasukan darat Israel merencanakan serangan ke Rafah serta meluncurkan serangan udara di wilayah tersebut.

Banyak pihak, termasuk sekutu Israel dan negara-negara Arab, memperingatkan akan terjadinya bencana kemanusiaan di Rafah jika invasi darat terjadi. Pasukan militer Israel tampaknya ingin mendorong warga Palestina meninggalkan tanah mereka.

Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, telah menegaskan kepada pejabat Israel bahwa upaya untuk mendorong warga Palestina ke Semenanjung Sinai akan menimbulkan penangguhan perjanjian damai yang telah ada sejak tahun 1979. Hal ini menunjukkan bahwa Mesir sangat serius dalam menjaga kestabilan wilayah di sekitarnya.

Sameh Shoukry juga menambahkan bahwa tujuan Israel adalah memaksa warga Palestina meninggalkan tanah mereka. Mesir sebagai negara tetangga Palestina tidak akan membiarkan warga Palestina yang melarikan diri melintasi perbatasan ke Semenanjung Sinai dan merelokasi mereka ke Mesir. Hal ini sudah dipastikan akan menggagalkan perjanjian perdamaian yang telah terjalin antara Mesir dan Israel selama puluhan tahun.

Mengingat tindakan invasif Israel yang dapat mengancam keamanan dan kestabilan di wilayah tersebut, Mesir bertindak tegas dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi warga Palestina. Mesir mendesak Israel untuk menghormati kehidupan dan hak-hak rakyat Palestina serta mematuhi perjanjian damai yang telah disepakati.

Masalah ini tentu saja menjadi perhatian dunia internasional. Keputusan Mesir untuk mengancam menangguhkan perjanjian damai dengan Israel, sebagai respon terhadap invasi darat yang direncanakan, telah memicu kekhawatiran di berbagai pihak. Semoga ada penyelesaian yang adil bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik ini, serta upaya untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *