Mandala Shoji Akan Menuntut Rp 100 Miliar Akibat Hotel di Pontianak Memaksa Check-Out – Priangan News

Mandala Shoji Akan Menuntut Rp 100 Miliar Akibat Hotel di Pontianak Memaksa Check-Out – Priangan News

Artis Mandala Shoji dan istrinya, Denova, menuntut sebuah hotel di Pontianak dan telah memberikan somasi karena mereka dipaksa check-out tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Pasangan ini juga mengklaim menderita kerugian immaterial senilai Rp 100 miliar akibat insiden tersebut.

Mandala Shoji, yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Rinto Wardana, mengungkapkan bahwa alasan utama dari tuntutan ini adalah reputasi kliennya yang tercoreng akibat perlakuan tidak menghormati dari pihak hotel tersebut. Atas dasar ini, Mandala Shoji telah mengirimkan surat somasi kepada hotel dan memberi batas waktu selama 4 hari agar mereka merespons tuntutan tersebut.

Namun, hingga saat ini, hotel tersebut tidak memberikan respons apapun dan malah menutup kolom komentar di media sosial mereka. Denova mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap sikap hotel yang tidak serius dalam menanggapi masalah ini.

Rinto Wardana menjelaskan bahwa tuntutan sebesar ratusan miliar rupiah tersebut didasarkan pada kerugian reputasi dan kerugian lainnya yang dialami oleh kliennya akibat kejadian ini. Selain menjadi artis terkenal, Mandala Shoji juga memiliki pekerjaan sebagai MC dalam tiga acara yang sedianya akan diselenggarakan di hotel tersebut. Namun, semua pekerjaannya terganggu dan tertunda karena insiden ini.

Yang lebih mengesalkan, pihak hotel melakukan check-out atas barang-barang Mandala Shoji tanpa memberikan pemberitahuan terlebih dahulu. Barang-barang pribadi milik Mandala Shoji tersebut bahkan ditempatkan secara sembarangan di lobby hotel seperti pakaian yang tergantung berantakan. Mandala Shoji merasa sangat terkejut dan malu karena barang-barang pribadinya dipamerkan secara sembarangan di area umum hotel tanpa ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelumnya.

Mandala Shoji dan istrinya berharap hotel tersebut segera merespons somasi yang telah mereka layangkan. Mereka berharap ada kejelasan dan keadilan dalam penyelesaian masalah ini, serta mendapatkan kompensasi atas kerugian yang telah mereka derita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *