Malam ini salah satu dari empat “bulan super” tahun ini akan menerangi gambar malam

https://cdnfr1.img.sputniknews.com/img/104352/48/1043524854_0:165:3072:1893_1200x675_80_0_0_d5532ed821aff5d7b690b923cf3601ce.jpg

Sputnik Prancis

https://cdnfr2.img.sputniknews.com/i/logo.png

https://fr.sputniknews.com/societe/202103281045410427-ce-soir-lune-des-quatre-super-lunes-de-lannee-viendra-illuminer-la-nuit–images/

Segera setelah matahari terbenam malam ini, satelit alami bumi akan tampak lebih besar dari biasanya di cakrawala dan melewati jarak yang lebih pendek dari planet kita. Fenomena yang disebut ‘supermoon’ ini akan menjadi yang pertama dari empat seri dalam beberapa bulan mendatang.

Tanggal 28 Maret senja ini, a supermoon akan menawarkan tontonan yang indah bagi umat manusia. Fenomena ini terjadi ketika bulan purnama bertepatan dengan saat satelit alami kita bergerak paling dekat dengan bumi, pada jarak 356.700 kilometer. Ini perigee-nya.

Oleh karena itu, sekitar pukul 21:00 (waktu Paris) supermoon akan terlihat paling baik di sisi timur.

Sebagai perbandingan, saat bulan berada di puncaknya, jaraknya 406.300 kilometer dari planet biru.

Oleh karena itu, sekitar pukul 20:00 supermoon akan terlihat di sisi timur dalam kondisi terbaiknya.

Secara total, para ilmuwan membicarakan tentang empat bulan super yang akan terjadi tahun ini. Yang berikutnya akan dilaksanakan pada 27 April, sedangkan dua lainnya akan berlangsung pada 26 Mei dan 24 Juni.

Asal usul istilah tersebut

Pada tahun 1970-an istilah bulan super diperkenalkan oleh astrolog Richard Nolle. Ungkapan ini tidak dianggap istilah ilmiah, tetapi digunakan secara luas oleh media.

Selain itu, ada ungkapan lain yang lebih puitis untuk merujuk pada fenomena astronomi ini: bulan super-salju. Menurut NASA, itu disumbangkan ke satelit kami oleh suku-suku asli Amerika di Amerika Serikat pada bulan purnama kedua musim dingin.

READ  peluncuran sukses pesawat ruang angkasa kargo Tianzhou-2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.