Letusan Gunung Sinabung di Indonesia: memuntahkan kolom abu setinggi satu kilometer (video)

© PVMBG Badan Geologi Indonesia

Gunung Sinabung, gunung berapi di Sumatera utara, Indonesia, kembali meletus pada Minggu. Otoritas geologi Indonesia merilis gambar tersebut.

Minggu ini, warga dan wisatawan diimbau untuk tinggal lebih dari 5 km dari Gunung Sinabung. Gunung berapi tersebut memang telah kembali meletus.

Letusan lain juga terjadi pada 13 Agustus dengan rentetan ledakan yang mengeluarkan abu setinggi dua kilometer, menimbulkan peringatan dari udara dan menimbulkan ketakutan akan aliran lahar.

Letusan gunung berapi terakhir yang mematikan terjadi pada 2016. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan untuk pesawat yang beredar di dekat gunung berapi. “Kemungkinan terjadi letusan lain dan maskapai penerbangan diminta waspadakata Raditya Jati, juru bicara instansi yang bertanggung jawab atas bencana alam.

Kondisi alarm untuk kawah dipertahankan pada level tertinggi kedua. Pihak berwenang telah membatasi zona larangan terbang lima kilometer di sekitar gunung berapi dan memperingatkan risiko aliran lava. “Warga disarankan untuk mengenakan masker saat meninggalkan rumah untuk melindungi diri dari dampak kesehatan akibat abu vulkanikmenurut juru bicara.

400 tahun tidur

Gunung berapi tersebut bangun pada tahun 2010 setelah 400 tahun tertidur. Setelah masa tenang, letusan kembali terjadi pada 2013 dan sejak itu dia sangat aktif. Enam belas orang tewas pada 2014 dan tujuh pada 2016.

Pada tahun 2018, lebih dari 400 orang tewas saat tsunami akibat letusan gunung berapi yang tiba-tiba melanda pantai selatan Sumatera dan ujung barat Pulau Jawa.

Indonesia, sebuah negara kepulauan dengan 17.000 pulau dan pulau kecil yang dibentuk oleh agregasi tiga lempeng tektonik besar (Indo-Pasifik, Australia, Eurasia), terletak di Samudra Pasifik, daerah dengan aktivitas seismik tinggi dan gunung berapi. letusan dengan sekitar 130 gunung berapi aktif.

READ  The Telegram - Bulutangkis - Bulutangkis. Tidak ada final untuk Gicquel dan Delrue di Indonesia [Vidéos]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *