Lebih dari 220.000 orang Indonesia larang haji dari Mekah

Karena kurangnya instruksi dari Arab Saudi, pemerintah Indonesia memutuskan untuk membatalkan keberangkatan 221.000 jemaah haji Indonesia ke Mekkah. Haji dijadwalkan berlangsung antara 17 dan 22 Juli tahun ini.

‘Saya harus pergi ke Tanah Suci tahun lalu. Perjalanan yang aku tunggu sejak 2016. Pandemi menghancurkan semua rencana saya. Saya dijanjikan bahwa saya akan pergi tahun ini. Saya menjual tanah saya untuk membayar biaya. Tapi sekarang hajinya batal lagi”, menyesalkan Cece Iskandar (64) kepada Koran Tempo.

Seperti tahun lalu, banyak peziarah Muslim harus meninggalkan ziarah tradisional ke Mekah di Arab Saudi. Oleh karena itu, di Indonesia, lebih dari 220.000 pelamar harus mempertimbangkan kembali proyek mereka.

Karena Menteri Agama Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan pada 3 Juni bahwa otoritas Saudi belum mengumumkan dalam waktu tujuh minggu setelah haji apakah haji akan tersedia untuk peziarah internasional tahun ini.

Sebuah penundaan memaksa kementerian untuk mengambil inisiatif dan membatalkan keberangkatan umat Islam Indonesia. Dia percaya bahwa dalam keadaan seperti itu dia tidak lagi memiliki cukup waktu untuk menyiapkan visa dan menerapkan langkah-langkah keselamatan dan kesehatan yang diperlukan dalam konteks pandemi.

Tidak ada negara yang menerima kuota

Sudah tahun lalu, karena Covid-19, orang Indonesia suka

[…]

READ  Nick Cummins 'menyebabkan banyak rasa sakit dan kesedihan' ketika dia memikirkan tentang hubungannya dengan ayah Mark

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *