korban tewas akibat letusan gunung semeru 34 tewas

Puncak tertinggi pulau Jawa pada hari Sabtu melemparkan segumpal besar abu dan menyebabkan gelombang lumpur yang membakar yang menyerbu desa-desa di sisinya.

Artikel ditulis oleh

Ditempatkan

memperbarui

Waktu membaca: 1 menit

Korban jiwa akibat letusan dahsyat Gunung Semeru di Indonesia bertambah menjadi 34 orang meninggal pada Selasa, 7 Desember. Menurut juru bicara Badan Penanggulangan Bencana, “17 orang hilang” setelah lebih dari selusin desa hancur dan tertutup abu.

Puncak tertinggi pulau Jawa pada hari Sabtu melemparkan gumpalan abu besar dan menyebabkan gelombang lumpur yang membakar di desa-desa yang terletak di sisinya. Seluruh jalan dipenuhi tumpukan abu abu dan lumpur yang menutupi truk atau rumah hingga atap.

Petugas penyelamat dan penduduk desa mengumpulkan barang-barang di daerah yang tertutup abu vulkanik di desa Sumber Wuluh di Lumajang (Indonesia), pada 5 Desember 2021, setelah letusan gunung Semeru.  & Nbsp;  (JUNI KRISWANTO / AFP)

Petugas penyelamat bekerja dalam kondisi sulit untuk mencari korban dan mayat, di antara puing-puing, lumpur dan abu. Anjing dikirim untuk membantu mereka dalam upaya mereka.

Gunung berapi menunjukkan aktivitas intermiten, dengan beberapa letusan kecil setiap hari sejak akhir pekan, dan lebih dari 3.500 penduduk harus dievakuasi dari daerah tersebut.

Pihak berwenang telah menginstruksikan warga untuk tidak mendekati dalam jarak 5 km dari kawah karena udara yang jenuh dengan debu abu di daerah itu berbahaya bagi orang-orang yang rentan.

READ  Kepulauan Gili: surga yang sepi sejak Covid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *