Komandan militer Jakarta mengatakan dia telah memerintahkan pencabutan spanduk dengan Rizieq Shihab – Nasional

Panglima TNI, Mayjen Dudung Abdurachman, mengungkapkan telah memerintahkan bawahannya untuk menurunkan spanduk di kota yang bergambar pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Sebuah video baru-baru ini beredar di media sosial menunjukkan beberapa orang yang mengenakan seragam militer Indonesia (TNI) dan menurunkan spanduk yang menunjukkan gambar pendeta yang terbakar.

“Petugas berseragam yang melepas spanduk sesuai dengan instruksi saya,” kata Dudung, Jumat.

Spanduk tersebut awalnya dicopot oleh Dinas Ketertiban Jakarta, kata Dudung, namun belakangan para pendukung FPI memasangnya kembali dan meminta tentara untuk melepasnya.

Indonesia memiliki undang-undang yang mengatur mekanisme pemasangan spanduk, termasuk ketentuan pajak spanduk, katanya, seraya menambahkan bahwa izin untuk spanduk tidak dijamin.

“Ini negara hukum, jadi setiap orang harus taat hukum,” kata Dudung. “Tidak ada yang bisa bermain dengan aturan mereka sendiri dan bertindak seolah-olah mereka orang yang benar.”

Dia mengatakan TNI akan terus merinci spanduk yang menggambarkan Rizieq, karena tidak boleh ada spanduk yang menganjurkan ‘revolusi’ atau retorika serupa.

Jenderal itu memperingatkan para pendeta dan pendukungnya bahwa dia tidak akan ragu untuk mengambil pendekatan ketat jika mereka mencoba mengancam persatuan negara. Ia juga mengatakan bahwa FPI dan pemimpinnya tidak boleh berpikir bahwa mereka “mewakili umat Islam”.

“Lebih baik FPI dibubarkan, kalau perlu,” kata Dudung. compas.com.

Rizieq menjadi sorotan sejak kembali ke Indonesia pada 10 November, ketika kerumunan besar pendukungnya menyambutnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, dan markas FPI di Tanah Abang, Jakarta Pusat, tanpa kehadirannya. untuk mematuhinya. dengan aturan untuk jarak fisik COVID-19.

Ulama kontroversial itu juga menarik kerumunan ribuan orang ketika ia mengunjungi sebuah pesantren di Puncak di Bogor, Jawa Barat, dan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad (Maulid) dan pernikahan putrinya akhir pekan ini di Tanah. Abang, dan itu umum.

READ  Sonny Bill Williams meminta pemerintah Aus untuk mengizinkan Selandia Baru memukimkan pengungsi

Badan Ketertiban Umum Jakarta (Satpol PP) telah memerintahkan Rizieq untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta (US $ 3.536) karena melanggar protokol COVID-19 selama peristiwa di Jakarta. Polisi saat ini sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran protokol kesehatan selama acara tersebut.

Mereka yang ditemukan melanggar hukum akan menghadapi dakwaan berdasarkan pasal 93 UU no. 6/2019 tentang karantina kesehatan.

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, dan pejabat kota lainnya telah dipanggil untuk mengklarifikasi kejadian di kantor pusat Jakarta.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polda Metro Jaya dan Polda Jabar pada Jumat memanggil Gubernur Jabar Ridwan Kamil karena hal serupa.

Ridwan tiba di Markas Bareskrim, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.35, Jumat, untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara FPI di Bogor pekan lalu. (ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *