Kembang Api di Pandemi: Bali untuk Memungkinkan Perayaan Malam Tahun Baru – Nasional

Pemerintah provinsi di Bali akan mengizinkan hotel, restoran, dan tujuan wisata untuk mengadakan perayaan Malam Tahun Baru mendatang di bawah protokol kesehatan COVID-19 dalam upaya menghidupkan kembali sektor pariwisata yang terkenal.

Tidak ada batasan yang diberlakukan oleh pemerintah, kata dinas pariwisata Bali Putu Astawa.

“Belum ada batasan. Kami masih mengizinkan [celebrations] asalkan protokol kesehatan dilaksanakan dan kapasitas dibatasi hingga 50 persen, “ujarnya, Jumat. compas.com.

Baca juga: Bali ‘siap’ untuk turis internasional sebelum Natal: Badan Pariwisata PBB

Kepala Satpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Darmada mengatakan, pihaknya akan mengerahkan staf untuk membantu tempat-tempat yang kemungkinan akan ramai. Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan semua pihak mematuhi protokol kesehatan COVID-19 pada malam tahun baru.

“Kami akan melakukan pemantauan lapangan langsung di titik pengumpulan,” ujarnya.

Namun, lanjut Darmadi, pihak berwenang di Bali akan segera mengimbau warga agar tidak berkumpul dalam kerumunan besar untuk perayaan malam tahun baru.

Pihak berwenang yakin warga akan mengikuti protokol kesehatan yang diwajibkan di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, katanya, seraya menambahkan bahwa semua orang di Bali ingin sektor pariwisata pulih.

‘Orang-orang di Bali benar-benar merasakan beban [the decline] dalam pariwisata. Pariwisata hampir kosong dan [they are faced] dengan redundansi. “Mereka sangat sadar akan protokol pemeliharaan kesehatan untuk menjaga Bali aman dari COVID-19,” kata Darmadi.

Baca juga: Pariwisata Bali sedang naik daun

Satpol PP aktif melakukan razia pelanggaran protokol kesehatan. Sebanyak 11.693 orang tewas dalam penggerebekan dari September hingga minggu kedua Desember. Dari jumlah tersebut, 1.722 orang didenda sedangkan sisanya diperingatkan.

Pariwisata adalah tulang punggung perekonomian Bali dan menyumbang sekitar 60 persen dari produk regional bruto pulau itu. Pandemi telah menghantam ekonomi lokal provinsi itu dengan keras, dengan 80 persen bergantung pada pariwisata.

READ  Proposal Inggris untuk penahanan asing dapat menyebabkan 'bencana hak asasi manusia', para ahli Australia memperingatkan | Berita Inggris

Sedikitnya 2.667 orang yang bekerja di sektor pariwisata di pulau itu telah kehilangan pekerjaan dan 73.631 orang terpaksa mengambil cuti tanpa dibayar.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan 112 orang di Bali terjangkit virus corona pada Kamis, sehingga jumlah total kasus di pulau itu menjadi 15.182. Provinsi itu, menurut data Kamis, mencatat 455 kematian dan memulihkan 13.791. (ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *