keadaan kesehatan harus ditentukan di Saint-Martin

Pemerintah pada Sabtu malam mengumumkan kembalinya keadaan darurat dengan cepat di Hindia Barat Saint Martin dan Saint-Barthélemy karena situasi kesehatan yang “mengkhawatirkan” dan “peningkatan penyebaran yang kuat dan cepat” dari Covid.

Senat memilih mendukung amandemen pemerintah untuk efek ini selama penyelidikan tagihan perawatan kesehatan. Keadaan darurat, setelah dipulihkan, akan ‘berlaku hingga 30 September’, bunyi teks itu.
Wakil Menteri Brigitte Bourguignon menggarisbawahi tingginya tingkat rawat inap di Saint-Martin dibandingkan dengan kemampuan daerah tersebut dan ‘tingkat vaksinasi yang rendah’ ​​terhadap Covid-19.
Laporan kesehatan terbaru Saint Barthélemy menunjukkan peningkatan polusi di pulau-pulau seperti Guadeloupe atau Saint Martin.

Guadeloupe juga bisa dari pertengahan minggu ini, juga melihat dirinya ditempatkan dalam keadaan darurat yang tentu disertai dengan kembalinya jam malam. Ini akan diberikan kepada prefek regional untuk menentukan sifat dari tindakan yang ingin dia ambil untuk melawan kemajuan peredaran virus di Nusantara.

Perlu juga dicatat bahwa konsensus telah dicapai antara para delegasi dan para senator untuk pengesahan akhir RUU tentang pengelolaan krisis kesehatan, dan langkah-langkah lain harus diikuti dengan sangat cepat.

Tetapi bahkan jika setiap upaya dilakukan untuk mempromosikan kemajuan tingkat vaksinasi. Kotamadya Capesterre Belle Eau akan membuka mimpi vaksin berumur pendek di Maison de quartier des Flamboyants. Itu akan berlangsung akhir pekan depan dari Jumat hingga Minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *