Kasus virus korona harian di Indonesia kembali melewati 5.000

Jakarta. Indonesia melaporkan 5.272 kasus virus korona pada hari Sabtu, sehari setelah jumlah harian mencapai 5.000 poin untuk pertama kalinya sejak wabah.

Data terakhir dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa negara saat ini memiliki total 463.007 kasus dan rata-rata tujuh hari lebih dari 4000, tingkat ketika mencapai puncak pertama pada akhir September.

(Klik untuk tampilan penuh)

Ini adalah kemunduran besar setelah diketahui bahwa wabah telah turun hampir tiga minggu sejak 25 Oktober.

Korban tewas naik 111 dengan total 15.148 atau 3,3 persen dari total kasus. Jumlah total kasus aktif juga tumbuh pesat hingga hampir 60.000.

Kontributor Teratas
Peningkatan dramatis kasus di Jawa Tengah telah memainkan peran utama dalam peningkatan jumlah kasus nasional. Provinsi pada hari Jumat menjadi hanya provinsi kedua yang melaporkan lebih dari 1.000 kasus dalam satu hari dan mencapai musim panas lagi pada hari berikutnya.

Jawa Tengah memiliki total 42.372 kasus, meningkat 1.222 sehari sebelumnya.

Itu mencatat tingkat kematian harian tertinggi dengan 40 kematian terkait virus corona dengan total 1.990,

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Wiku Adisasmito, juru bicara Satgas Covid-19 Nasional, mengatakan peningkatan kemampuan pengujian di Jawa Tengah telah menyebabkan peningkatan dramatis dalam kasus baru.

“Jawa Tengah mengharapkan peningkatan kasus yang besar karena kemampuan pengujian mereka meningkat secara signifikan,” kata Wiku tanpa menjelaskan secara rinci.

“Pemerintah daerah perlu terus meningkatkan kemampuan pengujiannya, dan menurut saya mereka tidak perlu khawatir karena prioritas kami adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Jawa Barat juga mengalami peningkatan dengan 809 kasus lagi dengan total 44.182 kasus. Rata-rata tujuh hari di provinsi terpadat di Indonesia mencapai 500 pada akhir September dan saat ini berkembang menjadi 650.

READ  Pemogokan pekerja secara nasional melawan hukum penciptaan terus berlanjut: KSPI

Ini menggandakan jumlah kasus hanya dalam satu setengah bulan.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Jakarta, rumah bagi 25 persen dari kasus yang dikonfirmasi secara nasional, mencatat 1.255 kasus sehingga total menjadi 117.462, termasuk 2.440 kematian.

Jumlah harian di ibukota telah berfluktuasi tajam sejak awal bulan. Itu hanya menunjukkan setengah dari hari Sabtu tiga hari lalu.

Ini masih merupakan rata-rata tujuh hari tertinggi, yaitu 894 kasus dibandingkan dengan 756 kasus di Jawa Tengah.

Jawa Timur adalah satu-satunya provinsi di antara empat besar yang mencapai dataran tinggi dengan infeksi baru, tetapi masih mencatat rata-rata 246 kasus minggu ini.

Ini memiliki jumlah kasus terkonfirmasi terbesar kedua, dengan total 56.070.

Jumlah kematian Covid-19 di Jawa Timur pada hari Sabtu melebihi lebih dari 4.000, dengan 25 kematian lainnya.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Grup Kedua
Ledakan melambat di hotspot lain seperti Riau, Sumatera Barat dan Bali, sementara kasus baru mulai meningkat di Sulawesi Selatan, meski masih kurang dari 100 kasus.

Sulawesi Selatan terpukul sejak awal oleh virus tersebut dan tetap menempati urutan kelima dengan total 19.260 kasus. Namun, Kalimantan Timur dan Sumatera Barat lebih dari dua kali lipat rata-rata harian di Sulawesi Selatan.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Kalimantan Timur telah menambahkan lebih dari 2.700 kasus sejak awal bulan, tertinggi di antara kelompok kedua provinsi yang terkena dampak terparah, sehingga jumlah kasus yang dikonfirmasi menjadi 16.807.

Itu ketujuh setelah Sumatera Barat (17.142).

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *