karantina dikurangi dari 5 menjadi 3 hari untuk pelancong yang divaksinasi

Bagi orang yang perlu mengakses Indonesia, perlu memenuhi persyaratan tertentu.

Ini adalah bukti vaksinasi COVID-19 yang lengkap, surat pernyataan kesediaan untuk mematuhi protokol kesehatan di Indonesia, dan bukti asuransi kesehatan dan perjalanan.

“Jika WNA tidak ditanggung asuransi kesehatan, mereka harus bersedia menanggung sendiri biaya pengobatan jika tertular COVID-19 di Indonesia,” kata Direktorat Imigrasi Arya Pradhana Anggakara.

Bukan itu saja, karena pemudik perlu mengunduh aplikasi pemantauan dan pelacakan Covid-19 “PeduliLindungi” di ponselnya.

Tes PCR negatif harus dicetak dalam bahasa Inggris, dengan sampel diambil kurang dari 72 jam sebelum tiba di Bali.

Untuk sekarang, persyaratan karantina selalu dipertahankan, tetapi telah berlalu dari 5 menjadi 3 hari sejak 3 November 2021.

Isolasi (karantina) 3 hari akan ditanggung oleh para pelancong dan akan dilakukan di hotel yang ditunjuk oleh otoritas setempat. Mereka akan menjalani tes PCR lagi setelah karantina ini (dengan biaya mereka).

Indonesia adalah diklasifikasikan dalam oranye oleh pemerintah Prancis.

Pelancong Prancis khususnya harus memberikan alasan kuat untuk melakukan perjalanan ke suatu negara/daerah di zona oranye dan zona merah, kecuali jika mereka dapat membenarkan kursus vaksinasi lengkap dengan vaksin yang diakui oleh European Medicines Agency.

Masih harus dilihat kapan Indonesia akan sepenuhnya membuka perbatasannya … Indonesia harus mengambil kursi kepresidenan G20 akan menyelenggarakan “KTT G20 Bali 2022” pada awal tahun 2022. Mungkin saja tujuan yang menunggu pertemuan ini untuk membuka perbatasan negaranya lebih luas … Bisnis untuk diikuti?

READ  Banyak kegiatan di pass: Pertemuan pertama akhir pekan ini di Gd-Place de Mons

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *