Kapan Perang di Gaza Berakhir? Ini Kata Netanyahu – Priangan News

Kapan Perang di Gaza Berakhir? Ini Kata Netanyahu – Priangan News

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah membuat pernyataan yang kuat mengenai operasi militer terhadap Hamas di Jalur Gaza. Menurutnya, operasi ini akan terus berlanjut hingga tujuan yang ditetapkan tercapai. Pernyataan tersebut datang setelah pemerintah Israel bersumpah untuk menghancurkan Hamas, setelah serangan mengejutkan pada 7 Oktober tahun lalu yang menewaskan sekitar 1.200 orang di negara tersebut.

Sejak serangan itu, Israel telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Jalur Gaza yang telah menewaskan sedikitnya 22.835 orang. Dalam jumlah tersebut, sekitar 9.600 di antaranya adalah anak-anak. Otoritas kesehatan Gaza melaporkan bahwa sekitar dua pertiga dari korban tewas tersebut adalah perempuan dan anak-anak. Selain itu, sekitar 58.166 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Israel di Jalur Gaza.

Netanyahu juga mengancam kelompok Hizbullah yang bermarkas di Lebanon. Ia menyatakan bahwa mereka harus memperhatikan apa yang terjadi dengan Hamas dan belajar dari pengalaman tersebut. Perdana Menteri Israel menegaskan bahwa tidak ada teroris yang kebal terhadap tindakan militer dan bahwa mereka bertekad untuk melindungi warga negara mereka. Ia juga berkomitmen untuk memastikan agar penduduk wilayah utara dapat kembali pulang ke rumah mereka dengan selamat.

Operasi militer yang dilakukan Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza terus mendapatkan perhatian dunia. Banyak negara dan organisasi internasional yang mengutuk tindakan ini dan menyerukan agar kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai. Namun, Israel terus mempertahankan operasinya dengan alasan melindungi keamanan negara mereka.

Pernyataan-pernyataan Netanyahu ini menegaskan sikap keras pemerintah Israel terhadap Hamas dan kelompok-kelompok teroris lainnya. Tindakan militer yang dilakukan Israel tentu akan berdampak pada jumlah korban jiwa dan luka-luka yang sangat besar di Jalur Gaza. Dalam konteks ini, penting bagi komunitas internasional untuk terus memantau perkembangan situasi di sana dan berusaha untuk mencari jalan keluar yang damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *