Jokowi memperingatkan daerah-daerah di tengah wabah virus setiap hari – Jumat 4 Desember 2020

Di tengah peningkatan signifikan kasus COVID-19 di seluruh negeri, Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengancam pemerintah daerah dengan “peringatan ketat” jika peningkatan infeksi terus berlanjut.

Dalam rapat kabinet pada Selasa di Istana Merdeka Jakarta, presiden mendesak pemerintah daerah untuk segera memperbaiki keadaan, terutama di daerah yang urusan kesehariannya terus meningkat.

‘Saya sudah mengatakan itu jika kami memiliki peningkatan lagi [in the future], meski sedikit, [I will] keluarkan peringatan segera karena kami tidak ingin situasi ini berlanjut, ‘kata presiden kepada kabinetnya.

‘Di kota dan bupati tertentu kami telah melihat peningkatan. Biarkan berhenti, ”tambahnya.

Diakui Jokowi, angka kematian COVID-19 di Indonesia melebihi rata-rata mortalitas (CFR) akibat virus corona.

CFR Indonesia saat ini 3,1 persen, sedangkan rata-rata global 2,32 persen.

Sebaliknya, laporan statistik pemerintah yang dirilis pada 30 November menunjukkan angka pemulihan COVID-19 Indonesia mencapai 83,6 persen, jauh di atas rata-rata dunia sebesar 69,03 persen. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa tingkat bisnis aktif Indonesia terus meningkat.

Catatan resmi menunjukkan bahwa Indonesia mengalami penurunan aktif sebesar 16,69 persen pada bulan September, yang turun lebih dari 2 poin persentase menjadi 14,26 persen pada bulan Oktober dan kemudian mencatat sedikit penurunan menjadi 13,75 persen pada bulan November. .

Baca juga:

Angka COVID-19 resmi terbaru Indonesia

“Artinya kami meningkat setiap bulan. Tarif kami untuk bisnis aktif juga lebih baik dari rata-rata [rate] masalah aktif di seluruh dunia, yaitu 28,55 persen, ”kata Presiden, mengungkapkan optimismenya terhadap upaya mitigasi dan pengendalian COVID-19 bagi negara.

Namun, awal pekan ini, Jokowi mengatakan krisis kesehatan Indonesia semakin parah sembari memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada.

READ  Austria: Kedutaan AS di Wina terkena penyakit asing

“Mari kita berhati-hati, karena pada 29 November suku bunga aktif kita naik menjadi 13,41 persen,” katanya, Senin, seraya menambahkan bahwa suku bunga aktif adalah 12,78 persen pekan lalu dan tingkat pemulihan telah turun selama seminggu terakhir. dari 84,03 persen menjadi 83,44 persen.

‘Ini [figures] memburuk karena kami melihat lebih banyak kasus yang baru dikonfirmasi [this week] dibandingkan minggu-minggu sebelumnya, ”kata Jokowi.

Presiden secara khusus menunjuk provinsi Jakarta dan Jawa Tengah sebagai peningkatan satu hari tertinggi dalam kasus baru, mengutip 1.579 kasus baru di Jakarta pada 21 November dan 1.362 kasus di Jawa Tengah yang tercatat pada 13 November.

Pada saat publikasi, 557.877 kasus telah dikonfirmasi, 77.969 di antaranya aktif, 462.553 kasus, dan 17.355 kematian COVID-19.

Indonesia memecahkan rekor satu hari lagi pada 27 November, ketika satuan tugas COVID-19 nasional mencatat 5.828 kasus baru dan 169 kematian baru selama periode 24 jam untuk mencatat rekor sebelumnya dari 5.534 kasus baru hanya dua hari sebelumnya. November 25.

Terakhir kali negara itu melaporkan jumlah kematian tertinggi dalam satu hari adalah pada 22 September dengan 160 kematian akibat virus corona.

Di tingkat regional, Jakarta masih memiliki jumlah kasus baru COVID-19 terbesar di Jawa pada pekan lalu dengan 1.436, disusul Jawa Tengah (963), Jawa Barat (699), Jawa Timur (428) dan Banten (191). (dpk)

Periode premi Anda akan kedaluwarsa dalam 0 hari

tutup x

Masuk untuk mendapatkan akses tak terbatas Dapatkan diskon 50% sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *