Indonesia: Teknologi digital diharapkan dapat menciptakan lebih dari 40 juta pekerjaan baru

https://fr.sputniknews.com/20220222/indonesia-digital-technologies-should-create-more-than-40-million-new-jobs-1055295540.html

[email protected]

+74956456601

MIA “Rosiya Segodnya”

2022

Berita

en_GB

Sputnik Prancis

[email protected]

+74956456601

MIA “Rosiya Segodnya”

https://cdnnfr1.img.sputniknews.com/img/104233/53/1042335362_106:0:1174:801_1920x0_80_0_0_b8fbf68ed268de2fe012be0ffdcfb1e

Sputnik Prancis

[email protected]

+74956456601

MIA “Rosiya Segodnya”

Indonesia, digital, kerja

Masuk

Teknologi digital berpotensi menciptakan lapangan kerja baru bagi lebih dari 40 juta orang di Indonesia, kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, Senin.

READ  protokolnya bahkan lebih ringan!

Oleh karena itu, Indonesia perlu memimpin transformasi ekonomi di masa pasca-Covid19, termasuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia agar ekonomi tidak hanya pulih tetapi juga tumbuh lebih dari 5% per tahun, kata Bapak. kata Monoarfa saat debat publik di sela-sela Forum Asosiasi Statistik.

Selain menggunakan teknologi digital, perekonomian perlu lebih inklusif dan berkelanjutan agar Indonesia dapat mencapai target net zero emisi pada tahun 2060, katanya.

“Pemulihan ekonomi saja tidak cukup untuk meningkatkan lintasan perekonomian, sehingga kita membutuhkan transformasi ekonomi yang akan membawa kita untuk pulih dan mengangkat perekonomian lebih tinggi,” katanya.

Transformasi menuju ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan juga tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RCP) 2023 yang menetapkan delapan kebijakan, di antaranya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sumber daya kesehatan dan pendidikan, serta penanggulangan pengangguran. dengan menawarkan pekerjaan yang layak.

Pemerintah, kata pejabat Indonesia, juga akan mendorong kebangkitan bisnis, penelitian ilmiah terapan, transisi energi, dan percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

Pada tahun 2023, pemerintah akan tetap optimis dengan pertumbuhan ekonomi yang berkisar 5,3-5,9% sehingga Indonesia dapat mempertahankan statusnya sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.