Indonesia siap menahan ekspor produk akuatik

Kementerian Kelautan dan Perikanan (PKK) Indonesia siap mempertahankan ekspor produk air ke 171 negara di seluruh dunia, kata seorang pejabat senior.

>> Presiden Indonesia menyerukan percepatan reformasi restrukturisasi ekonomi
>> Indonesia: Presiden Jokowi Sebut COVID-19 Bisa Perburuk Perekonomian Nasional

Tahun lalu, produk seafood dan perikanan Indonesia masuk 171 dari 195 negara dunia.

Foto: ANTARA / VNA / CVN


Dalam keterangan yang dirilis pada Kamis, 6 Januari, Pj Kepala Badan Jaminan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PKK) Indonesia Hari Maryadi mengatakan produk seafood dan perikanan Indonesia tahun lalu masuk 171 dari 195 negara dunia dengan tingkat penerimaan 98%.

Untuk memastikan produk air benar-benar diterima di negara tujuan ekspor, BKIPM terus memperkuat berbagai bentuk sinergi dan kerjasama dengan berbagai institusi, termasuk perjanjian kerjasama dengan PT Angkasa Pura II untuk meningkatkan direct product call dari berbagai bandara di Indonesia ke negara tujuan. , dia berkata.

Hari Maryadi mencatat, direct call dapat mengatasi kendala yang dihadapi perusahaan, seperti biaya operasional di ekspor, terutama kemungkinan penurunan kualitas produk karena long haul.

Potensi produksi ikan Indonesia mencapai 916.200 ton di Pulau Sumatera, 247.000 ton di Kalimantan dan 232.400 ton di Pulau Jawa, katanya.

VNA / CVN

READ  Penghematan terbaik pada monitor komputer 4K, 144Hz, ultrawide dan lengkung yang disusun oleh The Consumer Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.