Indonesia: Puing-puing dari kapal selam yang hilang ditemukan

Kapal selam yang hilang di Bali dengan 53 orang di dalamnya memang telah ‘tenggelam’. Hal itu menegaskan TNI AL Sabtu ini setelah tiga hari melakukan penelitian intensif. Sampah memang telah ditemukan, menunjukkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

“Kami menemukan puing-puing dan benda-benda di daerah tempat kapal selam terakhir kali menyelam,” kata Yudo Margono, seraya menambahkan bahwa itu berasal dari dalam air bawah laut yang tenggelam Rabu. Berdasarkan apa yang kami yakini berasal dari KRI Nanggala, kami mengubah status kapal selam tersebut mengaburkan oleh wastafel “, dia menambahkan.

Kelangsungan hidup yang tidak mungkin

Ratusan tentara dan dua puluh perahu telah dikerahkan sejak Rabu untuk melacak KRI Nanggala 402, di bawah air berusia empat puluh tahun itu. Permintaan udara dengan sangat cepat menunjukkan adanya tumpahan minyak di dekat lokasi penyelaman kapal selam, yang diartikan sebagai kerusakan atau sinyal dari kru. Pada hari Jumat, sebuah “benda” tak dikenal ditemukan saat itu.

VIDEO. Kapal selam hilang di Indonesia: pelaut memiliki oksigen hingga 24 April

Namun, masih belum ada jejak dari 53 awak tersebut. Harapan untuk menemukan mereka hidup-hidup sekarang sangat tipis. Angkatan Laut sebenarnya memperkirakan cadangan oksigen maksimum pada 72 jam jika terjadi pemadaman listrik, dan batas waktu terlampaui secara lokal sekitar jam 2 pagi pada Sabtu pagi.

READ  Producers Guild memindahkan tanggal paling penting untuk PGA Awards tahunan ke-32

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *