INDONESIA – PARIWISATA: Pemerintah memperpanjang visa pada saat kedatangan untuk pelancong dari 42 negara

Pemerintah telah memperpanjang program visa-on-arrival (VoA) kepada wisatawan internasional yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dari 42 negara, kata Sandigaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Fasilitas ini sebelumnya telah diperluas untuk pelancong dari 23 negara.

Wisatawan dari Australia, Amerika Serikat, Belanda, Brunei Darussalam, Filipina, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, China, dan Korea Selatan kini akan diizinkan masuk ke Bali menggunakan VoA.

Daftar negara juga termasuk Prancis, Laos, Malaysia, Qatar, Selandia Baru, Singapura, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab dan Vietnam.

Skema ini juga telah diperluas ke Afrika Selatan, Arab Saudi, Argentina, Belgia, Brasil, Denmark, Finlandia, Hungaria, India, Meksiko, Burma, Norwegia, Polandia, Seychelles, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan dan Tunisia.

Meski VoA mengalami ekspansi dari 23 menjadi 42 negara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tetap menargetkan kedatangan wisatawan mancanegara sekitar 1,8 juta hingga 3,6 juta pada 2022.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sebelumnya telah mengimplementasikan program VoA di bandara lain, antara lain Surabaya dan Jakarta.

“Kemenparekraf sangat mendukung fasilitasi dan penyediaan VoA untuk Jakarta dan Surabaya yang dapat memudahkan wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Uno.

Terima kasih kepada Jean-Michel Gallet

READ  Pengeluaran bersih untuk beralih ke model B2B

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.