INDONESIA – PARIWISATA: Indonesia kembalikan kebijakan bebas visa kunjungan negara-negara Asia Tenggara

Mengingat kasus COVID-19 yang menurun secara bertahap, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan kembali kebijakan bebas visa kunjungan untuk negara-negara Asia Tenggara, menyusul pelonggaran pembatasan perjalanan internasional.

Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, mengatakan pada konferensi pers langsung di YouTube kemarin bahwa kebijakan tersebut telah diaktifkan kembali atas perintah Presiden Joko Widodo.

Visa hanya untuk anggota ASEAN

“Sesuai instruksi Presiden Indonesia, visa untuk kawasan ASEAN akan kembali bebas visa dan warga negara lain harus mengajukan visa pada saat kedatangan,” kata Airlangga.

Warga negara anggota ASEAN biasanya diberikan bebas visa. Konon, Indonesia telah menghentikan kebijakan ini, sekaligus menerbitkan Visa at Arrival (VOA) pada 2020 di tengah pandemi COVID-19.

Pemerintah Indonesia juga telah membuka kembali rute internasional di berbagai bandara seperti Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Kualanamu di Medan, Bandara Internasional Hasanuddin di Makassar dan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru. Rincian mengenai kedatangan internasional serta pembatasan perjalanan santai lainnya akan dimasukkan dalam surat edaran yang akan datang yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas COVID-19 Nasional.

Semua pelancong yang memasuki Indonesia harus memberikan bukti vaksinasi dan hasil tes PCR negatif yang diambil setidaknya 48 jam sebelum kedatangan. Mereka hanya akan diminta untuk menjalani tes PCR lagi jika memiliki suhu tubuh yang tinggi.

Terima kasih kepada Jean-Michel Gallet

READ  MICROSOFT SOUTH AFRICA: MD PARTNER OF THE YEAR AWARD 2020 - MEMO PENGUMUMAN PEMENANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.