INDONESIA – PARIWISATA: Bali akan memberikan panduan perjalanan kepada wisatawan asing yang kembali ke nusantara

Pemerintah Provinsi Bali mengumumkan telah membuat panduan bagi wisatawan yang berlibur di provinsi tersebut di tengah pandemi COVID-19 sebagai bagian dari persiapan menyambut wisatawan asing.

“Sementara pemerintah membuka kembali pariwisata di Bali pada 14 Oktober (2021), kami telah menyusun panduan perjalanan untuk penggunaan wisatawan asing,” kata Putu Astawa, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Selasa.

Turis asing sekarang harus menyelesaikan karantina mandiri selama lima hari di salah satu dari 35 hotel yang ditunjuk pemerintah setibanya di Bali, katanya.

“Selama karantina, kami mengimbau wisatawan untuk tidak keluar kamar hotel untuk menghindari penularan virus COVID-19,” imbuhnya.

Panduan wajib

Panduan tersebut akan diberikan kepada wisatawan selama masa isolasi mandiri, kata Astawa.

Termasuk aturan perjalanan ke Bali, misalnya protokol kedatangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan protokol kesehatan yang harus diterapkan selama perjalanan, katanya.

“Selain itu, wisatawan harus memiliki asuransi kesehatan, visa, dan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang lengkap. “Jika memenuhi syarat, mereka bisa masuk ke Bali,” ulangnya.

Pemerintah hanya mengizinkan wisatawan dari negara-negara dengan kasus terkonfirmasi level 1 dan 2 dan tingkat positif di bawah 5%, katanya. Wisatawan harus menyerahkan hasil negatif tes RT-PCR yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan, bersama dengan bukti tinggal, tambahnya.

Selain itu, wisatawan harus menjalani dua tes RT-PCR tambahan – pada saat kedatangan di bandara dan pada hari keempat karantina, katanya.

Menurut Pak Astawa akan melihat peningkatan tajam dalam jumlah wisatawan pada bulan November atau Desember.

Terima kasih kepada Jean Michel Gallet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.