Indonesia merayakan kemerdekaannya untuk pertama kalinya di ibu kota masa depannya

Indonesia merayakan kemerdekaannya untuk pertama kalinya pada hari Rabu 17 Agustus di ibukota masa depan di Kalimantan, sebuah pulau rumah bagi salah satu hutan tropis terbesar di dunia, yang dimaksudkan untuk menggantikan kota padat penduduk Jakarta.

Nusantara, 2000 km dari Jakarta, akan menjadi ibu kota politik baru kepulauan Asia Tenggara dan negara terbesar keempat di dunia. Proyek yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019, telah menuai kritik dari para pemerhati lingkungan yang percaya bahwa hal itu dapat mempercepat perusakan hutan hujan tropis.

Pemerintah sedang bersiap untuk meningkatkan upaya proyek infrastruktur sehingga dapat meresmikan ibu kota ketika Joko Widodo meninggalkan kantor pada tahun 2024. Ibukota baru akan mencakup lebih dari 56.000 hektar di provinsi Kalimantan Timur di pulau Kalimantan, dibagi antara Indonesia, Malaysia dan Brunei. Secara total, lebih dari 256.000 hektar telah disisihkan untuk perluasan proyek. “Tujuan utama (upacara) adalah untuk mengambil semangat HUT ke-77 kemerdekaan, untuk memperkuat tekad dan semangat kita untuk membangun ibu kota baru.kata kepala Otoritas Ibu Kota Baru.

Setelah pengibaran bendera nasional untuk menghormati kemerdekaan, para pekerja yang hadir di lokasi menyatakan bersama-sama untuk “siap mengembangkan Nusantara“, arti nama”kepulauandalam bahasa Indonesia. Jakarta, sebuah konurbasi besar dengan lebih dari 30 juta penduduk, tidak memiliki infrastruktur, dipengaruhi oleh kemacetan lalu lintas yang parah, tingkat polusi yang tinggi dan wilayah pesisirnya tenggelam di bawah permukaan laut yang menyebabkan seringnya banjir. Pembangunan proyek yang sedianya dimulai pada 2020 ini sempat molor akibat pandemi. Itu harus tersebar di beberapa tahap hingga 2045.

READ  Ibu Pinkan Mambo meninggal, Steve Wantania: Selamat tinggal ibu mertua

LIHAT JUGA – Presiden Indonesia Undang Zelensky dan Putin ke KTT G20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.