Indonesia: Merapi membuang abu di ketinggian 6000 meter

Jakarta (AFP) – Gunung Merapi di Indonesia, salah satu yang paling aktif di dunia, meletus pada Minggu, mengirimkan awan abu-abu setinggi 6.000 meter di atas permukaan laut, kata badan geologi setempat.

Menurut badan tersebut, dua letusan berturut-turut terjadi dalam tujuh menit. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk mengungsi di daerah dengan radius tiga kilometer di sekitar kawah utara Yogyakarta, di Pulau Jawa.

Badan tersebut tidak menaikkan tingkat peringatan gunung berapi setelah letusan, tetapi mendesak pesawat di daerah tersebut untuk sangat berhati-hati.

Media lokal melaporkan bahwa penduduk di kota terdekat Sleman dan Klaten mendengar tentang gunung berapi pagi itu.

Gunung berapi itu meletus pada bulan Maret. Hal ini menyebabkan penutupan sementara bandara internasional di Solo, kota yang juga dikenal sebagai Surakarta, sekitar empat puluh kilometer jauhnya.

Letusan besar terakhir Merapi, tahun 2010, menewaskan lebih dari 300 orang dan memaksa lebih dari 280.000 warga mengungsi. Itu adalah letusan terkuat sejak tahun 1930-an yang menewaskan sekitar 1.300 orang. Letusan tahun 1994 juga merenggut 60 nyawa.

Kepulauan Asia Tenggara memiliki lebih dari 17.000 pulau dan pulau kecil serta hampir 130 gunung berapi aktif. Indonesia terletak di Cincin Api Pasifik, di mana gesekan dari lempeng tektonik sering menyebabkan gempa bumi dan letusan gunung berapi.

READ  Ian Rankin menyelesaikan novel terakhir William McIlvanney The Dark Remains | Buku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *