Indonesia mengundang SpaceX untuk membangun pangkalan peluncuran roket

Indonesia telah mengundang bos Tesla Elon Musk untuk membangun titik awal roket SpaceX di kepulauan Asia Tenggara, kata pihak berwenang Jakarta.

“Indonesia memiliki beberapa kawasan di dekat ekuator,” kata Jodi Mahardi, juru bicara Kementerian Kelautan dan Investasi.

“Biaya peluncuran SpaceX akan lebih rendah karena satelit tidak perlu bergerak untuk menyesuaikan orbitnya dengan ekuator,” katanya kepada AFP.

Presiden Indonesia Joko Widodo secara resmi mengundang Elon Musk, orang terkaya kedua di dunia, untuk merefleksikan proyek luar angkasa di Indonesia melalui percakapan telepon.

Badan antariksa Indonesia tahun lalu mengumumkan rencana untuk membangun situs luar angkasa di pulau Biak, lepas pantai Papua, dan mengadakan pembicaraan dengan mitra asing.

SpaceX minggu lalu meluncurkan prototipe roket Starship raksasa dari Texas, yang jatuh tak lama kemudian. Tetapi Elon Musk memuji kemajuan yang dibuat dengan proyek eksperimental ini.

Elon Musk dan Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan juga membahas peluang investasi produsen kendaraan listrik Tesla di Indonesia, demikian siaran persnya.

Perusahaan Amerika itu tertarik dengan cadangan nikel Indonesia yang besar, logam yang penting untuk baterai listrik di kendaraannya.

“CEO Tesla Elon Musk menanggapi ajakan Presiden Indonesia Joko Widodo dengan berencana mengirimkan salah satu timnya pada Januari 2021 untuk menjajaki semua peluang kerja sama ini,” kata kementerian.

Tanggal pasti misi ini belum dikonfirmasi, kata Jodi Mahardi.

READ  Ditanya dua kali, KPK tidak menerima dokumen terkait kasus Djoko Tjandra dari Bareskrim dan Kejaksaan Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *