Indonesia mencatat setengah juta kasus virus korona, sementara Jakarta mencatat rekor lain

Jakarta. Jumlah total kasus virus korona yang dikonfirmasi di Indonesia mendekati angka 500.000 di tengah penyebaran infeksi di hotspot utama, terutama Jakarta, yang menjadi rekor tertinggi baru dalam kasus harian pada hari Sabtu.

Negara ini mencatat 4.998 kasus baru dalam 24 jam terakhir, peningkatan harian ketiga tertinggi sejak wabah dimulai, sehingga total menjadi 493.308.

Korban tewas meningkat 96 dengan total 15.774. Virus tersebut telah membunuh lebih dari 1.900 orang di Indonesia sejak awal bulan.

Peningkatan dramatis kasus virus korona dalam sepekan terakhir telah meningkatkan jumlah kasus aktif menjadi lebih dari 63.500 dari hari Sabtu, meningkat lebih dari 8.000 dibandingkan pekan sebelumnya.

Dua hari lalu, rata-rata tujuh hari juga melewati puncak pertama yang tercatat pada 26 September.

(Klik untuk tampilan penuh)

Rekam di Jakarta
Jakarta, rumah bagi 25,5 persen urusan nasional, telah menetapkan tertinggi satu hari baru 1.579 kasus di tengah kurangnya tindakan tegas untuk menegakkan aturan jarak sosial.

Tertinggi sebelumnya adalah 1.398 kasus yang tercatat pada 4 Oktober.

Ibukota telah mencatat total 125.822 kasus sejak wabah. Ini menggabungkan lebih banyak kasus daripada 24 provinsi lainnya di luar sepuluh besar provinsi yang terkena dampak terparah.

Rata-rata tujuh hari naik terus, mendekati tertinggi 5 Oktober dari 1.219 kasus.

Jakarta memiliki jumlah kematian tertinggi kedua dengan total 2.509 kematian terkait virus corona.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Jawa Timur berada di urutan kedua dengan total 58.384 kasus, termasuk 4.125 kematian.

Ini telah disusul oleh Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang masing-masing berada di urutan ketiga dan keempat, di antara provinsi dengan kasus virus korona terbanyak.

Jawa Tengah telah menambahkan hampir 13.000 kasus sejak 1 November, lebih dari dua kali lipat jumlah Jawa Timur yang terdaftar pada periode yang sama.

READ  Wakil Gubernur DKI Jakarta dipanggil usai pesta pernikahan Petamburan

Jawa Tengah memiliki rata-rata 619 kasus bulan ini, kedua di Jakarta.

Tercatat ada 46.903 kasus dan 2.110 kematian, angka kematian tertinggi ketiga setelah Jawa Timur dan Jakarta.

Jawa Barat juga telah melihat peningkatan dalam kasus-kasus baru-baru ini, dengan rata-rata 541 pada bulan ini menjadi 47.692.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Kebangkitan di luar Jawa
Tiga hotspot lainnya – Riau, Sumatera Barat dan Kalimantan Timur – telah dihidupkan kembali dalam kasus baru selama seminggu terakhir, menyusul keberhasilan awal siaran awal bulan ini.

Setelah Riau melaporkan 688 kasus dua hari lalu, rata-rata tujuh harinya menjadi yang tertinggi. Ia menambahkan 308 kasus lagi pada hari Sabtu dengan total 18.471.

Kasus baru-baru ini meningkat di negara tetangga Sumatera Barat selama seminggu terakhir setelah penurunan yang stabil. Ini mencatat total 18.364 kasus.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Kalimantan Timur telah menambahkan lebih dari 4.000 kasus hingga saat ini, lebih dari jumlah yang dikumpulkan oleh Riau dan Sumatera Barat pada periode yang sama. Provinsi ini memiliki total 18.144 kasus pada Sabtu.

Ketiganya menyalip Sulawesi Selatan, yang tetap menempati urutan kelima di antara provinsi yang terkena dampak terparah. Sulawesi Selatan terpukul oleh virus sejak awal, mencatat total 19.799 kasus, tetapi rata-rata hariannya di bawah 100 selama dua bulan sekarang.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *