Indonesia batal menyelenggarakan ibadah haji besar menghadapi Covid-19

Indonesia menghentikan penyelenggaraan haji untuk tahun kedua berturut-turut dan oleh karena itu tidak mengirimkan jemaah haji yang dapat memenuhi kuota. Pengumuman Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada Kamis 3 Mei lalu itu melatarbelakangi keputusannya dengan perlunya menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah haji di saat pandemi Covid-19 masih melanda dunia.

Selain itu, Menkeu menyebut Arab Saudi masih belum menyampaikan informasi mengenai kuota WNI yang diizinkan ke Tanah Suci tahun ini. Pemerintah telah memastikan bahwa jemaah haji yang akan berangkat tahun ini telah dijamin dapat menunaikan ibadah haji tahun 2022.

Pada tahap ini, Arab Saudi belum menawarkan modalitas penyelenggaraan haji 2021, kecuali jemaah haji yang diizinkan pergi ke Mekah harus divaksinasi. Mulai tahun 2020, umat Islam yang tinggal di luar perbatasan Arab Saudi mungkin tidak memenuhi rukun Islam.

Baca juga:
Covid-19: vaksinasi, “satu-satunya alternatif yang valid” untuk “mengeluarkan kepala kita dari air”
Haji 2021: vaksin Covid-19, kewajiban jemaah
Haji 2020 di bawah Covid-19: haji yang sangat terbatas untuk edisi yang luar biasa

READ  PLANET | Karang tahan panas: apa yang kita ketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *