Hampir 54.000 petugas kesehatan di Afrika terinfeksi COVID-19: WHO

TRIPOLI, LIBYA – 18 OKTOBER: Petugas kesehatan menerima tes polymerase chain reaction (PCR) untuk virus korona baru (COVID-19) di tenda seputar meningkatnya kasus pandemi virus corona di kota Abu Selim di Tripoli, Libya 18 Oktober untuk bertempur. , 2020. (Foto oleh Mucahit Aydemir / Anadolu Agency via Getty Images)

Hampir 54.000 petugas kesehatan di Afrika dinyatakan positif COVID-19 di negara-negara yang melaporkan kasus tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Senin.

Petugas medis mendisinfeksi peralatan di bangsal isolasi di sebuah rumah sakit di Pretoria, Afrika Selatan. (Foto oleh Yeshiel / Xinhua)

“Hampir 54.000 petugas kesehatan di kawasan Afrika terinfeksi COVID-19, banyak di antaranya adalah perawat,” kata WHO.

Karena benua sejauh ini telah melaporkan lebih dari 2,2 juta kasus positif, ini adalah sekitar tiga persen dari jumlah total kasus.

WHO mengaitkan infeksi petugas kesehatan dengan berbagai faktor, termasuk akses yang tidak memadai ke alat pelindung diri, paparan pasien yang tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, dan penggunaan kembali petugas kesehatan untuk tanggapan COVID-19 tanpa informasi yang memadai.

WHO mengatakan sedang bekerja dengan otoritas kesehatan di seluruh benua untuk mengurangi infeksi pada petugas kesehatan dengan memberikan panduan, pelatihan, dan persediaan penting.

Badan Kesehatan Dunia telah berulang kali meminta petugas kesehatan untuk memiliki peralatan, keterampilan, dan informasi yang diperlukan untuk melindungi diri mereka sendiri.

Petugas kesehatan di beberapa negara di benua itu, seperti Kenya, Zimbabwe, Nigeria, dan Sierra Leone, mogok tahun ini karena tantangan terkait COVID-19.

READ  jam malam diberlakukan di Mykonos, pulau pesta party

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *