Hamas Semakin Brutal, Bangkai Tank dan Mayat Tentara Israel Bergelimpangan di Gaza – Priangan News

Hamas Semakin Brutal, Bangkai Tank dan Mayat Tentara Israel Bergelimpangan di Gaza – Priangan News

Pasukan Hamas Tetap Kuat dalam Melawan Agresi Israel

Kota Gaza – Pasukan Hamas Palestina terus memberikan perlawanan yang kuat terhadap agresi militer Israel. Dalam serangkaian serangan terbaru, Brigade Izz ad-Din al-Qassam Hamas berhasil menghabisi sejumlah tentara Israel dan menghancurkan tank pasukan zionis.

Serangan Brigade al-Qassam terjadi di wilayah Shejaiya dan Sheikh Ridwan. Mereka mengklaim telah berhasil menghancurkan tujuh unit Tank Tempur Utama Merkava Mark IV dan empat unit kendaraan lapis baja militer Israel.

Tidak hanya itu, pasukan Hamas juga berhasil menghabisi sedikitnya 10 tentara Israel di wilayah timur Gaza. Sebuah tank Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga mengalami kerusakan akibat dihantam roket anti-tank Hamas di Distrik Zaytoun, sebelah tenggara Gaza.

Namun, hingga saat ini militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi Hamas di Gaza. Sementara itu, perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui bahwa ada 10 tentara Israel yang tewas dalam kontak tembak di Gaza utara.

Sejak dimulainya Operasi Pedan Besi, tentara Israel telah membunuh 18.608 warga sipil Gaza dan melukai 50.594 lainnya. Serangan dari darat dan udara juga telah menghancurkan sekitar 15 persen bangunan dan infrastruktur di Gaza.

Konflik ini terus memanas dan memperburuk kondisi di Gaza. Meskipun pasukan Hamas terus mengalami tekanan dari Israel, mereka tetap berjuang untuk melawan agresi militer tersebut. Pasukan Hamas mempertahankan wilayah mereka dengan gigih dan memperlihatkan ketahanan yang luar biasa.

Konflik di Gaza ini menjadi perhatian dunia internasional. Banyak negara dan organisasi internasional yang meminta agar kedua belah pihak menghentikan aksi kekerasan dan mencari solusi damai untuk mengakhiri konflik berkepanjangan ini.

Di tengah ketegangan yang terus meningkat, harapan untuk perdamaian di Gaza semakin menipis. Namun, upaya diplomasi dan perdamaian harus terus dilakukan agar konflik ini tidak semakin memakan korban jiwa dan merusak kedamaian di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *