Gencatan Senjata di Gaza, Israel Terus Operasi Militer di Tepi Barat – Priangan News

Gencatan Senjata di Gaza, Israel Terus Operasi Militer di Tepi Barat – Priangan News

Pasukan Israel Terus Melancarkan Operasi Militer di Tepi Barat Selama Gencatan Senjata Berlangsung di Jalur Gaza

Pasukan Israel dilaporkan terus melancarkan operasi militer di Tepi Barat selama gencatan senjata berlangsung di Jalur Gaza. Delapan warga Palestina, termasuk seorang anak, dilaporkan tewas dalam operasi militer ini.

Video yang diposting ke media sosial menunjukkan pasukan Israel melakukan operasi militer pada malam hari di Tepi Barat. Dalam video itu, terlihat pasukan Israel bergerak dengan senjata lengkap dan kendaraan tempur menuju desa-desa di Tepi Barat.

Sementara itu, Hamas telah membebaskan seorang sandera Israel sebagai bagian dari gencatan senjata. Di sisi lain, Tel Aviv juga membebaskan sejumlah tahanan Palestina.

Namun, pasukan Israel terus melakukan tindakan yang menghambat upaya bantuan untuk warga Palestina yang terluka. Seorang ambulans yang hendak mencapai kamp pengungsi Aqbat Jabr di Tepi Barat dicegat oleh pasukan Israel, sehingga menghambat upaya pengobatan dan evakuasi warga yang terluka.

Selain itu, pasukan Israel juga menyerbu desa Jaba di Jenin dan melakukan serangan pada area al-Bathan dan kota Beitunia di Tepi Barat. Dalam serangan ini, pasukan Israel telah menewaskan delapan warga Palestina.

Lima warga Palestina juga dilaporkan tewas di kota Jenin, sementara tiga warga Palestina tewas di area lainnya di Tepi Barat. Enam warga Palestina juga mengalami luka-luka akibat serangan pasukan Israel di Jenin.

Operasi militer yang dilakukan oleh pasukan Israel di Tepi Barat selama gencatan senjata di Jalur Gaza ini terus mendapat kecaman dari berbagai pihak. Komunitas internasional pun mendesak Israel untuk menghentikan operasi militer yang mengakibatkan korban jiwa dan melanggar hak asasi manusia.

Sebagai situs berita Priangan News turut prihatin dengan situasi ini dan berharap agar kedua belah pihak dapat segera mencapai kesepakatan yang adil dan berkelanjutan untuk menciptakan perdamaian di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *