Enam tokoh dicalonkan Presiden Widodo sebagai pahlawan nasional

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo pada Selasa memberikan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh berbeda dari Istana Negara Jakarta, menyusul dikeluarkannya resolusi presiden nomor 117 TC tahun 2020 yang berlaku efektif 6 November.

Keenam tokoh itu terdiri dari almarhum Sultan Baabullah Provinsi Maluku Utara, almarhum Machmud Singgirei Rumagesan dari Papua Barat, dan almarhum jenderal polisi DKI Jakarta Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.

Sulawesi Utara, almarhum Arnold Mononutu, almarhum Mr. Sutan Mohammad Amin Nasution, Sumatera Utara, dan almarhum Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi, tokoh dari Provinsi Jambi, juga mendapat gelar Pahlawan Nasional.

“Mereka yang namanya tercantum dalam lampiran dengan ini diberi gelar pahlawan nasional sebagai penghormatan dan penghormatan yang tinggi atas jasa mereka yang luar biasa, yang selama hidup mereka telah memimpin dan melaksanakan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan di bidang lain untuk mewujudkan, merebut, mempertahankan, dan menyelesaikan kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, sesuai dengan keputusan presiden.

Pemberian gelar kepada tokoh-tokoh almarhum Presiden Widodo dalam upacara korespondensi di Istana Negara, yang peserta juga terdiri dari Wakil Ketua Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud, Direktur Utama, dan Menteri Sosial, Juliari Batubara.

Upacara dilanjutkan dengan doa Menteri Agama, Fachrul Razi, dan ucapan selamat Presiden Widodo kepada ahli waris tokoh yang turut hadir dalam acara tersebut.
Berita Terkait: Presiden memimpin kunjungan pengabdian ke Taman Makam Pahlawan Kalibata
Berita Terkait: Jokowi menghormati pahlawan jatuh Indonesia di Taman Peringatan Kalibata

DIEDIT OLEH INE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.