Duduk Perkara Ari Bias Larang Agnes Mo Nyanyikan Lagu Ciptaannya – Priangan News

Duduk Perkara Ari Bias Larang Agnes Mo Nyanyikan Lagu Ciptaannya – Priangan News

Komposer terkenal, Ari Bias, baru-baru ini melarang Agnez Mo untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya di setiap penampilan. Penyebab larangan ini adalah persoalan royalti musik yang belum pernah diterima oleh Ari Bias sejak lagu-lagu ciptaannya dirilis pada tahun 2004.

Masalah ini disebabkan oleh kelalaian Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam mengumpulkan royalti atas lagu-lagu Ari Bias. Sebagai konsekuensinya, Ari Bias melakukan direct license atas karyanya kepada beberapa penyanyi, termasuk Agnez Mo.

Direct license adalah kontrak antara komposer dan pihak yang menggunakan karya musik. Dalam kontrak ini, penyanyi harus memberi tahu dan membayar izin serta sertifikat kepada Ari Bias sebagai pemilik karya. Sayangnya, manajemen Agnez Mo tidak merespon direct license yang ditawarkan oleh Ari Bias.

Akibatnya, Ari Bias akhirnya memutuskan untuk melarang Agnez Mo membawakan lagu-lagu karyanya di setiap penampilan. Hal ini juga bukan pertama kalinya terjadi, beberapa penyanyi lain seperti Ahmad Dhani, Anji, Anang Hermansyah, dan Mulan Jameela juga pernah mengalami larangan serupa.

Para penggemar Agnez Mo tentu merasa kecewa dengan larangan ini. Mereka berharap agar masalah royalti ini segera diselesaikan oleh manajemen Agnez Mo dan Ari Bias. Bagaimanapun, lagu-lagu Ari Bias sangat populer dan menjadi andalan dalam repertoar Agnez Mo.

Menanggapi hal ini, pihak manajemen Agnez Mo belum memberikan tanggapan resmi terkait larangan ini. Namun, diharapkan mereka dapat bekerja sama dengan Ari Bias untuk menyelesaikan persoalan royalti ini secara adil dan transparan.

Para penggemar musik dan industri musik Indonesia dalam hal ini, sangat mengharapkan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan. Kerjasama yang baik antara komposer, penyanyi, dan lembaga manajemen kolektif harus menjadi prioritas untuk menghindari konflik terkait royalti ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *