Dicari oleh FBI, seorang mahasiswa Prancis ditangkap di Maroko

Polisi Perbatasan (PAF). Kredit: DGSN

Seorang pria Prancis berusia 21 tahun, yang dicari oleh FBI, ditangkap pada 1 Juni di Bandara Rabat. Dia diduga milik sekelompok hacker, dari mana kita belajar Obs. Seorang mantan siswa di sekolah Epitech di Nancy, dia telah ditahan di penjara Tiflet 2 sejak penangkapannya.

Saat masa berlaku visa turisnya semakin dekat, pria Prancis itu hendak naik pesawat ke Brussel. Selama pemeriksaan paspornya, polisi menemukan bahwa kartu merah Interpol telah dikeluarkan terhadapnya oleh Amerika Serikat.

Agen FBI mencurigainya sebagai anggota kelompok ShinyHunters, yang baru-baru ini menjadi berita utama. Dia diduga terlibat dalam beberapa kebocoran data sejak 2020, termasuk Tokopedia, perusahaan e-commerce Indonesia, di mana 15 juta keping data dipublikasikan.

Pada Mei 2020, ShinyHunters mengekstrak lebih dari 500 GB kode sumber dari Microsoft, 1 GB di antaranya dibagikan di forum peretasan. Informasi yang bocor termasuk nama pengguna, nama asli, kata sandi, email dan alamat IP, serta tanggal lahir jutaan pengguna dari berbagai perusahaan antara Mei 2020 dan Desember 2021.

©️Hak Cipta Pulsa Media. Seluruh hak cipta.
Dilarang memperbanyak dan mendistribusikan (foto, intranet, web, pesan, buletin, alat pemantauan) tanpa izin tertulis

READ  Saham Eropa melompat ke data China, dan resistensi bank pulih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.