desa-desa yang diselimuti abu setelah letusan gunung Merapi

Penduduk tidak diperbolehkan datang dalam radius kurang dari 5 km dari gunung berapi, kata badan geofisika nasional.

Artikel ditulis oleh

Ditempatkan

memperbarui

Waktu membaca: 1 menit

Salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia, Merapi, mengeluarkan aliran lava pijar pada Senin, 16 Agustus. Ledakan di pagi hari menyebabkan gumpalan asap yang menyebar hingga 3,5 kilometer dari kawah dan menutupi kota-kota sekitarnya dengan abu. Pihak berwenang negara Asia tidak mengeluarkan perintah evakuasi dan tidak ada korban yang tercatat.

Abu dan asap membubung di atas gunung Merapi di Indonesia pada 16 Agustus 2021 (AGUNG SUPRIYANTO / AFP)

Merapi, yang terletak tidak jauh dari ibukota budaya Indonesia, Yogyakarta, di pulau Jawa, sangat aktif dalam beberapa bulan terakhir. Pihak berwenang meningkatkan tingkat kewaspadaannya pada akhir 2020. Penduduk tidak diperbolehkan datang dalam radius kurang dari 5 km dari gunung berapi, kata badan geofisika nasional. “Warga perlu melindungi diri dari abu dan telah diperingatkan tentang kemungkinan aliran lahar di daerah sekitar Merapi”, agensi menambahkan.

Letusan besar Merapi terakhir terjadi pada tahun 2010. Ia merenggut lebih dari 300 korban dan menyebabkan 280.000 orang mengungsi. Itu adalah letusan terkuat sejak 1930, ketika sekitar 1300 orang meninggal. Kepulauan Indonesia, yang terletak di “Cincin Api Pasifik” tempat pertemuan lempeng tektonik, memiliki hampir 130 gunung berapi aktif.

READ  RED STORM, superhero Indonesia dalam Blu-Ray dan DVD [Actus Blu-Ray et DVD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *