Clustering 20 Negara dalam Koalisi Mendampingi AS Hantam Houthi di Laut Merah – CNN Indonesia

Clustering 20 Negara dalam Koalisi Mendampingi AS Hantam Houthi di Laut Merah – CNN Indonesia

Lebih dari 20 negara telah bergabung dalam koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat untuk melawan milisi Houthi di Laut Merah. Koalisi ini dibentuk sebagai tanggapan atas serangan milisi Houthi terhadap kapal yang terkait dengan Israel di rute perairan internasional tersebut.

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS menegaskan bahwa milisi Houthi menjadi ancaman bagu kesejahteraan ekonomi dan kemakmuran negara-negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, pasukan koalisi akan berpatroli di Laut Merah dan Teluk Aden untuk melindungi kapal komersial yang melintasi rute perairan internasional.

Meskipun belum diketahui negara mana saja yang baru bergabung dalam koalisi ini, sebelumnya AS, Inggris, Bahrain, Kanada, Prancis, Italia, Belanda, Norwegia, Seychelles, dan Spanyol adalah 10 negara pertama yang membentuk koalisi tersebut.

Milisi Houthi telah menyerang dua kapal yang diklaim terkait dengan Israel di Laut Merah. Milisi ini bahkan telah bersumpah untuk mencegah semua kapal menuju pelabuhan Israel baik di Laut Arab maupun di Laut Merah. Mereka juga mengancam akan terus menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel meskipun ada koalisi yang dibentuk oleh AS.

Namun, juru bicara Houthi menyatakan bahwa koalisi yang dipimpin oleh AS bertujuan untuk melindungi Israel dan memiliterisasi laut tanpa pembenaran. Meskipun demikian, hal ini tidak akan menghentikan Yaman dalam mendukung Gaza.

Koalisi yang terus berkembang ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan keamanan di Laut Merah serta melindungi kapal-kapal komersial yang melewati rute tersebut. Pihak Amerika Serikat dan negara-negara anggota koalisi lainnya berharap dapat menekan aktivitas milisi Houthi dan memastikan kelancaran perdagangan internasional di perairan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *